BERBAGI
Inur Eriska

Memiliki sirip, bernafas dengan insang dan hidup di dalam air merupakan ciri dari ikan. Hewan ini termasuk kategori vetebrata yang berjumlah lebih dari 10.000 spesies di dunia. Tiap jenis spesies ikan dari berbagai daerah yang ada di Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda. Seperti ikan kakap yang khas dari Provinsi Kepulauan Riau dengan bentuk tubuh bulat pipih memanjang, mempunyai sirip di bagian punggung, di bawah perut dan juga sirip yang ada di analnya.

Di laut yang tidak jauh dari pesisir pantai kawal telah di temukan sekelompok ikan berukuran kecil dengan bentuk tubuh yang sangat tipis, transparan dan bentuk mulut yang runcing. Yang tidak biasa dari ikan ini adalah cara berenang yang terbilang unik dibandingkan yang lainnya. Jika ikan pada umumnya berenang maju ataupun mundur secara horizontal, lain halnya dengan ikan ini yang berenang maju dan mundurnya secara vertikal. “Saya mencoba mengusik sekelompok ikan tersebut karena aneh melihat ikan yang berasal di air namun posisinya vertikal ekornya di permukaan air sedangkan kepalanya menghadap dasar laut. Namun ikan tersebut memberikan reaksi berenang menjauhi dasar laut tapi dengan cara mundur menuju permukaan dengan posisi kepala tetap menghadap dasar laut.” Tutur penulis (Kawal, 5/2).

Saat di temukannya ikan ini, keadaan air laut sedang surut. Ikan-ikan tersebut terlihat hidup berkelompok karena penulis menemukan ikan mundur ini berenang lebih dari tiga individu secara bersama- sama. Selain hidupnya yang berkelompok, ikan-ikan ini lebih memilih hidup di sekitaran batu karang yang tidak memiliki arus laut yang kuat, hal ini didukung oleh bentuk tubuhnya yang dapat terbawa oleh arus jika tidak berada di dekat karang.

Namun sayang dari keunikan yang ada pada ikan ini penulis belum mengetahui jenis spesies apakah ikan ini. Tetapi, menurut UU No.45 tahun 2009 tentang ikan bahwa segala jenis organisme yang seluruh atau sebagian dari siklus hidupnya berada di dalam lingkungan perairan disebut dengan ikan. Begitu pula yang tercantum pada UU No.9 tahun 1985 tentang ikan.

Karena alasan inilah dapat di katakan bahwa ikan yang berenang mundur ini masih termasuk ke dalam golongan ikan (pisces). Oleh karena itu, dibutuhkan tindakan lanjut untuk mengidentifikasi termasuk ke dalam spesies apakah ikan ini?.

Ikan ini berbeda dari pada ikan lainnya itulah yang menjadikannya unik. Seperti layaknya ikan pada umumnya jika terdapat ancaman dia juga mencoba untuk pergi  menjauh. Namun, di karenakan ikan ini berenang dengan cara mundur (vertical), ia melakukan hal yang terbalik dari ikan biasanya yang berenang semakin ke bawah.

Bentuk tubuh yang hanya sepanjang telunjuk jari itulah yang membuat ikan ini sayang untuk di konsumsi. Melainkan lebih cocok untuk dijadikan sebagai ikan hias.

Selain ikan yang unik ini, banyak jenis ikan lain yang cocok untuk di jadikan ikan hias seperti ikan badut atau yang lebih di kenal dengan ikan nemo. Ikan nemo sendiri mempunyai ciri khusus yaitu bergaris tiga di bagian tubuhnya. Ikan ini  ada yang hidup di air tawar maupun air laut.

Dengan adanya ikan unik ini ( yang belum diketahui namanya) seharusnya kita menyadari bahwa masih banyak lagi spesies ikan yang masih belum teridentifikasi dan unik-unik di luaran sana yang dapat menjadi daya tarik tersendiri yang bernilai ekonomis.

Berbagai macam kegunaan maupun manfaat dari ikan. Seperti untuk di jual sebagai ikan hias, obat-obatan, makanan sehari-hari, dsb. Ikan merupakan bahan makanan yang kaya akan protein, mineral, asam lemak omega dan masih banyak lagi kandungan yang ada di dalam ikan.

Menurut data yang di keluarkan Japan Institute Of Health (2005) bahwa omega 3,6,9 yang terdapat pada ikan sangat bermanfaat bagi manusia sejak bayi dalam kandungan sampai manula. Sama halnya yang sering di sampaikan Menteri kelautan dan perikanan Indonesia Ibu Susi Pujiastuti yang berulang kali menyinggung mengenai kandungan ikan yang sangat tinggi. “Yang tidak makan ikan, saya tenggelamkan” tutur bu susi.

Karena itulah ikan-ikan dan makhluk hidup yang ada di lautan Indonesia harus dilindungi karna bernilai ekonomis yang dapat membantu perekonomian Indonesia baik sekarang, besok, maupun masa yang akan datang sebagai bekal untuk anak cucu kita nanti.  Termasuk ikan yang unik ini ( yang penulis belum ketahui namanya) agar kita selalu menjaganya.

Banyaknya jenis ikan yang ada di Indonesia yang sudah memiliki nama maupun yang belum, itulah yang membuat penulis merasa kesulitan untuk mengidentifikasikan jenis ikan apakah ini. Oleh karena itu, penulis membutuhkan sebuah literature tentang ikan yang lengkap serta mudah di akses agar pengidentifikasian lebih mudah dilakukan.

“literature ini bukan hanya semata-mata untuk saya saja, tetapi untuk semua orang yang membutuhkan. Baik siswa, mahasiswa maupun masyarakat umum. Agar dapat mempermudah untuk mencari tahu tentang jenis-jenis ikan yang ada terutama di perairan indonesia”. tutur penulis.*

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY