BERBAGI
Luki Zaiman Prawira bersama kabid pemasaran Parwisata Asia Tenggara, Rizky

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN -Salah satu upaya Kementrian Pariwisata (Kemenpar) untuk menggenjot wisata di Indonesia adalah dengan mengagas wisata MICE (Meeting, Incentive, Convension, Exhinition) masuk ke Indonesia.

Salah satu dari 16 daerah di Indonesia yang dijadikan tujuan MICE oleh Kemenpar RI adalah Bintan. Namun karena kurangnya aksesibilatas seperti transportasi udara yang langsung ke Bintan belum ada membuat program wisata MICE di Bintan belum bisa dilihat.
Hal ini diungkapkan oleh satu Manager Marketing SwissBell Hotel di kawasan Lagoi, Nelly saat di konfirmasi, Jumat (14/10/2016). Ia mengatakan sejak dijadikan Bintan sebagai salah satu dari tujuan wisatan MICE, belum ada membawa peningkatan kunjungan di hotel yang ia kerja.
“Belum ada peningkatan. Masih biasa aja,” ujar Nelly.
Sementara itu, Kepala Disparbud Bintan, Luki Zaiman Prawira saat dikonfirmasi mengatakan selain kendala aksesbilitas, di Bintan juga belum Hotel atau Resort yang memiliki ruang pertemuan super besar. Sehingga tidak memungkinkan berbagai acara yang masuk dalam MICE bisa diadakan di Bintan.
“MICE khususnya meeting di tempat kita (Bintan) belum ada ruang meeting yang super besar untuk menampung MICE sekala International seperti Konferensi2 Dunia,” ujar Luki.
Ditambahkan Luki, untuk kawasan Lagoi budget untuk MICE bagi Kegiatan Pemerintah Daerah memang tidak masuk. Oleh sebab itu perlu yg bersekala International.
Meskipun demikian, Luki berharap ada Negara tetangga yang berminat MICE sekaligus beriwisata menikmati keindahan alam Bintan.
Tidak mau hanya duduk diam melihat efek dari wisata MICE, sebagai orang nomor 1 di Dispabud, Luki mengatakan ia terus berupaya meningkatkan jumlah wisata di Bintan. Salah satu caranya adalah dengam menggenjot evento olah raga wisata (tourism-sport).
“Iya, makanya untuk meningkatkan jumlah wisata di Bintan, kaki terus menggenjot event tourism sports seperti Spartan dan Moon Marathon,” pungkas Luki.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY