CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Berbagai upaya dilakukan untuk menakan penyebaran Covid-19 oleh jajaran Polsek Gunungkijang . Salah satu nya dengan upaya penekanan terhadap protokol kesehatan kepada masyarakat di dua Kecamatan yakni; Kecamatan Gunungkijang dan Kecamatan Toapaya. Kedua.
Kapolsek Gunungkijang, Iptu Melki Sihombing, SH mengatakan kedua Kecamatan itu merupakan Kecamatan yang masuk dalam wilayah kerjanya.
“Kami bersama jajaran terus melakukan operasi yustisi pendisplinan protokol kesehatan (prokes). Karena dengan displin dalam menerapkan prokes, penyebaran Covid-19 dapat ditekan,” ujarnya, Senin (27/9).
Ia menjelaskan, sejak dirinya menjadi kepala polisi di ke dua Kecamatan itu virus Covid-19 telah masuk ke wilayah Bintan. Dan sejak saat itu juga, ia menambahkan program utama kerja kerja yaitu menakan angka penyebaran Covid-19.
“Tugas dan fungsi utama Polri yaitu memeliharan keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, perlindungan, pengayoman serta pelayan masyarakat. Namun, mengingat kondisi Covid -19 saat ini, tugas bertambah yaitu menekan penyebaran virus corona atau Covid-19,” sebutnya.
Dengan adanya tambahan tugas itu lanjutnya, selain rutin melakukan operasi yustisi pendisplinan prokes, dalam setiap pertemuan yang melibatkan masyarakat juga diingatkan pentingnya menaati prokes.
Mengingat salah satu fungsi Polri mengayomi masyarakat, ia selalu memberikan himbauan kepada anggota yang bertugas agar dalam pendisplinan prokes harus melalui pendekatan yang baik. Dengan demikian, masyarakat yang diminta agar selalu menaati prokes bersedia melakukan demi mencegah masyarakat sendiri menjadi korban virus yang dikenal sangat mudah menular itu.
“Pendisplinan bukan berarti kita mengancam atau memarahi masyarakat yang tidak mematuhi prokes. Tapi kita memberikan penjelasan bahwa tanpa mematuhi prokes bisa berakit fatal yang dapat merugikan sendiri dan kelurga, karena Covid-19 sangat mudah menular melaui udara dan bersentuhan,” jelasnya.
Tidak sampai di situ, ia dan jajaran juga selalu menjelaskan kepada masyarakat dalam setiap sosialisasi pihaknya selalu menjelaskan cara penularan Covid-19. Salah penularan Covid-19 kata dia melalui udara. Dan hal ini yang membuat setiap orang wajib mengenakan masker agar saat agar virus yang ada dalam tubuh lawan bicara tidak masuk ke hidung dan mulut.
Selain itu , lanjut dia lagi, virus yang muncul pertama kali di Wuhan, Cina itu juga bisa menyebar melalui kontak fisik. Dan itu sebabnya pemerintah saat ini menganjurkan untuk menjaga jarak atau menghindari kontak fisik, menjauhi kerumunan dan mengurngi mobilitas. Sebab orang yang sudah terkena virus corona tidak tidak langsung bisa terdeksi.
“Dengan mudahnya virus ini menyebar, hal ini yang membuat pemerintah dan bahkan organisasi kesehatan dunia (WHO) menyarankan agar sesering mungkin mencuci tangan supaya jika ada Covid-19 yang menempel di tangan segera mati,” akunya, Melki.
Dengan ditemukannya vaksin yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap virus Covid-19, Melki dan jajaran selalu mengingatkan masyarakat agar serta memvaksin diri. Sebab dengan demikian,daya tahan tubuh dapat meningkat sehingga tidak mudah tertular Covid-19.
“Dalam setiap kegiatan yang melibatkan masyarakat atau tokoh masyarakat setempat, kami juga mengingatkan agar masyarakat ikut serta. Karena dengan divaksin, daya tahan tubuh terhadap Covid-19 dapat meningkat,” timpalnya.
Meskipun sudah divaksin hingga tahap kedua, ia selalu berpesan agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebab dengan mematuhi prokes ditambah dengan sudah ikut program vaksin, seseorang dapat sepenuhnya terhindar dari virus yang sedang meresahkan dunia itu. (Ndn).

