CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Beberapa hari terakhir Bupati Bintan, Apri Sujadi disibukan dengan berbagai pemberitaan terkait pemecatan tenaga honorer lama. Setelah memecat tenaga honorer itu, Apri kembali melakukan penyeleksian terhadap tenaga honorer baru dengan syarat harus ber KTP Bintan.
Menanggapi hal ini, Apri Sujadi mengaskan tenaga honorer lama bukan dipecat melainkan masa kontrak kerjanya habis. Sementara kebijakan yang mengharuskan tenaga honorer ber KTP Bintan merupakan haknya sebagai kepala Daerah.
“Jadi saya menegaskan bahwa mereka (tenaga honorer) bukan dipecat. Tapi masa kerja mereka-mereka ini sudah habis,” ujar Apri saat melakukan audiensi terhadap penolak kebijakannya, Selasa (3/1/2017)
Lebih lanjut dikatakan Apri, setiap kebijakan yang diambil oleh kepala daerah memiliki alasan tertentu. Alasan itu kata Apri, bagaimana agar daerah yang dipimpin maju dan merata serta dapat merasakan keadilan sosial.
Apri juga mengatakan, sebaik apapun kebijakan selalu ada pro dan kontra. Untuk itu ia mengatakan dirinya tidak bisa memenuhi setiap keinginan (nafsu).
“Jadi begini, kalaupun saya mengambil kebijakan terbuka untuk umum yaitu seluruh wilayah Kepri bahkan untuk seluruh warga Indonesia, pertentangan itu tetap ada,” jelas Apri.
Untuk itu, Apri berharap masyarakat bisa memahami kebijakan yang ia ambil ini. Kebijakan yang telah ia putuskan, masih kata Apri, merupakan visi-misi mengurangi pengangguran di kabupaten yang ia pimpin.
Lebih lanjut Apri katakan, meskipun effek dari kebijakan ini tidak begitu berdampak terhadap pengangguran, namun kedepan ia telah merancang program baru. Program itu adalah penegembangan sumber daya manusia (SDM).
Melalui program pengembangan SDM ini nantinya, masyarakat Bintan bisa diterima bekerja di beberapa perusahaan yang ada di Bintan. Jadi sebelum kualitas SDM di Bintan memadai terpaksa ia mengambil kebijakan ini meskipun sebagian menolaknya.
“Kita utamakan dulu warga kita. Setelah kita kekurangan tenaga, baru kita rekruit dari luar daerah,” ujar Apri mantap.
Terpisah salah satu warga Bintan, Nurhaidi mengatakan sangat mengapresiasi langkah yang diambil oleh Apri. Pasalnya melalui kebijakan ini, banyak warga Bintan beroleh pekerjaan.
“Kalau saya sih, saya setuju dengan kebijakan ini. Karena banyak juga warga kami yang dulunya menganggur sekarang dapat pekerjaan,” ujar Nurhaidi, Jumat (6/1/2017)

