BERBAGI
Puluhan warga sedang antri melamar jadi Honorer depan kantor BKD

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN -Jumlah tenaga honorer yang melamar di Badan Kepegawaian Daerah (DKP) terus membludak hingga hari terakhir pendaftaran selasa (6/12/2016).

Meskipun demikianm Pemkab Bintan masih belum bisa memberikan kuota jumlah penerimaa honorer baru pada tahun 2016 ini. Hal ini diduga sengaja sebagai bentuk pencitraan Pemkab Bintan dimata masyarakat.

Plt Sekdakab Bintan RM Akib Rachim saat dikonfirmasi mengenai dugaan pencitraan pemerintah yang membuka pendaftaran honorer secara terbuka itu mengaku kuota penerimaan honorer melalui pendaftaran secara terbuka belum bisa dipastikan karena masih menunggu kebutuhan masing-masing SKPD yang disesuaikan dengan APBD Bintan tahun 2017.

Menurutnya, pendaftaran calon tenaga honorer yang dilakukan secara terbuka sekaligus untuk menyeleksi para tenaga honorer yang lebih dulu mengabdi. Meski demikian, ada skala prioritas bagi tenaga honorer yang sudah lebih dulu bekerja di pemerintahan Bintan ketimbang para pendaftar baru yang berasal dari masyarakat umum.

“Kuota honorer kita ka sudah ada, sekitar 700 lebih. Nah, dari 700 lebih itu kita mau seleksi ulang kembali. Tapi dia (Honorer yang Lama) yang berperan, itu akan lebih kita utamakan karena selama ini mereka sudah banyak memudahkan pekerjaan kita. Kita kuotakan untuk yang baru lebih sedikit daripada yang lama,” ujar Akib.

Ia menambahkan, apakah peluang pendaftar dari kalangan umum sama besarnya dengan para pendaftar yang berasal dari kalangan honorer yang lebih dulu bekerja, Akib mengatakan, pihaknya akan melihat hasil tes yang akan dilakukan pada Sabtu-Minggu (10-11/12) nanti. “Ya kita lihat dulu hasil tesnya nanti bagaimana,” tambahnya.

Polemik penerimaan tenaga honorer yang dilakukan secara terbuka ini bukan hanya membuat publik bingung, bahkan Anggota DPRD Bintan dari Komisi II Fiven Sumanti juga kebingungan dengan kebijakan yang dilakukan pemerntahan Apri-Dalmasri itu.

Politisi Partai Golkar Bintan itu tidak tahu menahu soal wacana penerimaan tenaga honorer yang dilakukan terbuka itu. “Kita tidak ada diberitahu, kemudian dari sisi penganggaran juga tidak ada penambahan,” ucap Fiven.

Ia pun berasumsi bahwa pendaftaran tenaga honorer ini hanya untuk menseleksi tenaga honorer yang lama yang dinilai tidak memiliki kinerja sebagaimana mestinya. Namun Fiven enggan berkomentar banyak mengenai permasalahan tersebut. “Barang kali, bisa tanya langsung ke Pak Bupati lah soal ini. Karena kemarin kami ingin juga meminta keterangan mengenai ini,” saran Fiven.

Sementara itu, Kepala BKD Bintan Irma Annisa hingga saat ini juga berlaku sama dengan Plt Sekdakab Bintan yang mengaku belum bisa memberikan keterangan resmi mengenai kuota tenaga honorer yang dibutuhkan untuk tahun 2017. “Belum bisa jawab sekarang karena masih pendaftaran,” pungkasnya.

Rencananya, pada hari Rabu (7/12) hari ini akan diumumkan hasil seleksi administrasi. Pada Kamis dan Jum’at (8-9/12) akan dibagikan kartu ujian untuk mengikuti tes kompetensi tertulis yang digelar di Aula Kantor Bupati Bintan pada Sabtu dan Minggu (10-11/12). Dari data yang dihimpun, saati ini ada sebanyak 676 orang tenaga honorer dibawah nauangan Setda Bintan dan 48 Pegawai Tidak Tetap (PTT) dengan kisaran gaji Rp 1,2 juta hingga Rp 1,8 juta.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY