BERBAGI
Swlayan Double

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN -Diduga tidak membayar pajak selama 3 tahun lebih, Swalayan Double di Kecamatan Bintan Timur (Bintim), Kijang melakukan proses penyitaan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kantor Pajak Pratama (KPP) Bintan.

Total nilai pajak yang harusnya di bayar adalah Rp 11,5 milliar.

Kepala Subbagian Umum dan Kepatuhan Internal KPP Bintan melalui Ismantoyo Adi, Bagian Penagihan KPP Bintan, mengatakan selain menyita Swalayan, mereka juga menahan Direktur dan Komisaris PT Gunung Kijang Jaya Lestari (GKJL).

“Swalayan ini merupakan salah satu anak perusahaan dari GKJL tadi. Karena tidak membayar pajak, kita menahan Direktur dan Komisionarisnya,” ujar Ismanto.

Ia menambahkan, sebelum menahan jajaran direktur itu, pihaknya telah memberikan surat peringatan terlebih dahulu. “Sebelumnya kita pernah melayangkan surat peringatan, tapi mereka tidam mengindahkan. Ya terpaksa kita tindak,” sebutnya.

Berdasarkan pantaun Centralbatam.co.id, meskipun pihak Ditjen KKP Pratama telah menempelkan pengumuman bahwa Swlayan itu disita, Double masih tetap buka.

Pihak GKJL saat dikonfirmasi swalayan Double terkait penyitaan dan penunggakan pajak yang mereka lakukan, tidak ada yang bisa memberikan informasi.

Ketiga pelayan toko yang saat itu sedang berjaga enggan memberikan komentar ataupun menujukan keberadaan pengacara yang menangani perkara perusahaannya.

 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY