CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN -Seorang Nelayan, Warga RT 03/ RW 01 Desa Keling, Kecamatan Bintan Pesisir (Binsir),Bidin memberikan semangat kepada Bupati Bintan, Apri Sujadi.
Hal ini disampaikan Bidin saat centralbatam.co.id menanyakan pendapat terkait polemik yang sedang terjadi di Bintan terkait kebijakan Apri. “Tetap semangat ya pak Apri,” ucapan yang pertama keluar dari ayah dari empat anak itu saat ditemui dirumahnya, Jumat (13/1)
Saat ditanyai kenapa ucapan itu yang pertama kali keluar, Bidin mengatakan dirinya merasa kasihan sama Apri karena terus menerus mendapat kritikan. Padahal menurutnya, kebijakan yang diambil oleh Apri ini cukup memihak kepada masyarakat Bintan.
“Kasihan aja saya melihat dia (Apri). Sudah berupaya untuk membangun Bintan, kog malah di kritik terus,” ujar pria paru baya ini.
Kebijakan baik yang dimaksud Bidin adalah selain penerimaan honorer harus ber KTP Bintan, juga rencana Apri menggratiskan biaya pendidikan khusus anak-anak Binta mulai dari SD hingga SMP.
“Honorer harus ber KTP Bintan kan bagus, terus beliau juga menggratiskan biaya pendidikan. Lalu apalagi yang diinginkan,” serunya.
Lebih lanjut ia berharap bagi yang merasa masyarakat Bintan dapat memberikan ruang dan waktu untuk Apri memimpin Bintan. Sebab menurutnya terlalu dini untuk memberikan kritikan karena kebijakan ini baru permulaan.
“Ibarat bayi yang baru lahir, tidak mungkin langsung bisa jalan. Nah begitu juga pemerintahan Apri yang saat ini belum genap setahun. Atau emang ada obat instant?,” tanya Bidin balek.
Ditanya masalah yang kontra terhadap kebijakan Bupati, ia mengatakan sah sah saja. Namun menurutnya terlalu dini untuk memprotes. “Berikan dia dulu waktu, kalau ternyata nanti setelah 1 atau 2 tahun tidak ada perubahan dan malahan berdampak buruk, baru kita maju secara bersama,” pintanya.
Sementara itu, Apri Sujadi saat dikonfirmasi mengatakan setiap kebijakan selalu pro dan kontra. Untuk itu ia tidak begitu pusing memikirkan keduanya. “Saat ini fokus saya adalah kerja kerja dan kerja. Masalah pro dan kontra itu hal biasa,” kata Apri.
Meskipun demikian, Apri menyadari dirinya tidak bisa mencapai Bintan Gemilang tanpa dukungan masyarakat. Karena itu ia meminta semua pihak dapat bekerja sesuai tugas dan fungsinya.
“Bintan ini tidak akan bisa jadi Gemilang tanpa kerjasama semua pihak. Termasuk media, saya juga berharap media tetap memainkan perannya sebagai kontrol sosial agar kami (pemerintah) mendapat masukan dari setiap informasi yang disampaikan oleh Media,”

