Close Menu
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
mgid
What's Hot

Perkuat Peran Kartini Digital, Telkom Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas

30 April 2026

TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

28 April 2026

Tak Sekadar Pemulangan, BP3MI Telusuri Jejak Pengiriman 62 PMI Ilegal

27 April 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Perkuat Peran Kartini Digital, Telkom Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas
  • TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas
  • Tak Sekadar Pemulangan, BP3MI Telusuri Jejak Pengiriman 62 PMI Ilegal
  • Sabu Disimpan di Kotak Kamus, Ditresnarkoba Polda Kepri Ungkap Modus Baru Peredaran Narkoba di Karimun
  • Investasi Batam Melejit, Triwulan I 2026 Tembus Rp17,4 Triliun
  • Tahap Perbaikan Selesai, Jalan Vista Kembali Dapat Digunakan
  • KLM Citra Samudra 9 Terhenti di Laut Batam, Ditpolairud Polda Kepri Sita Ribuan Kayu Bakau
  • Amsakar – Li Claudia Tekankan Akuntabilitas Dana Hibah, KONI Batam Targetkan Juara Umum Porprov 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
CentralBatamCentralBatam
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
CentralBatamCentralBatam
Beranda ยป Menurunnya Ekosistem Padang Lamun di Pulau Bintan
Bintan

Menurunnya Ekosistem Padang Lamun di Pulau Bintan

22 Mei 2019Tidak ada komentar
Facebook Twitter WhatsApp
Inur Eriska, Jurusan Ilmu Kelautan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Oleh : Inur Eriska, Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH)

Padang lamun merupakan tumbuhan lamun yang menutupi suatu area pesisir laut dangkal pada saat pasang surut intertidal maupun subtidal yang dapat terbentuk oleh satu spesies lamun atau lebih dengan kerapatan padat atau jarang.

Lamun satu-satunya tumbuhan berbunga (Spermatophyta) yang mampu hidup secara penuh beradaptasi pada lingkungan laut dengan kadar salinitas rendah (perairan payau) hingga salinitas tinggi (halofitik). Ciri-ciri dari Lamun yaitu berpembuluh, berdaun, berimpang (rhizoma), berakar, berkembang biak secara generatif (biji) dan vegetatif (tunas), serta habitatnya tumbuh terbenam dan menjalar dalam substrat berpasir, pasir-berlumpur, dan lumpur.

Salah satu komponen ekosistem laut yang dapat mengurangi karbon dioksida adalah lamun. Padang lamun dapat menyimpan karbon 35 kali lebih cepat dibandingkan hutan hujan tropis, dan dapat mengikat karbon dalam waktu ribuan tahun. Selain itu, ekosistem lamun dapat menangkap sekitar 70% dari karbon organik total yang berada di laut.

Salah satu wilayah yang memiliki potensi dalam menyerap karbon adalah Pulau Bintan. Keberadaan padang lamun yang cukup luas, topografi pesisir Pulau Bintan yang landai dengan substrat berpasir dan berlumpur membuat lamun dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Menurut Kuriandewa dan Supriyadi (2006) terdapat sekitar 2.094 ha lamun yang tersebar di sebelah timur Pulau Bintan, dari Teluk Bakau hingga Tanjung Berangkit, dan ditemukan sekitar 10 spesies lamun. Pada tahun 2015, dari 10 spesies kini berkurangย  tinggal 7 spesiesย  lamun yang di temukan di Pulau Bintan.

Banyak faktor yang menyebabkan spesies lamun ini berkurang salah satunya yaitu kegiatan manusia seperti kegiatan lalu lalang perahu nelayan yang tinggi dan penambangan pasir bouksit yang terus meningkat dapat berdampak terhadap pertumbuhan, perkembangan, dan kondisi padang lamun.

Dampak lalu lalang perahu dan Penambangan bouksit yang berlebihan tersebut membuat menurunnya habitat padang lamun yang ada di Pulau Bintan, padahal Padang lamun memiliki peranan yang sangat penting bagi ekosistem laut terutama biota-biota yang ada dan hidup didalamnya.

Selain itu juga, lamun berperan sebagai sumber utama produktivitas primer atau penghasil bahan organik, tempat asuhan, tempat memijah, sumber makanan bagi biota langka dan penyokong keanekaragaman jenis-jenis biota laut serta bernilai ekonomis dari jasa ekosistem lamun.

Salah satu biota yang hidup di padang lamun dan merupakan hewan langka yaitu Duyung atau yang lebih dikenal dengan sebutan Dugong. Dugong merupakan hewan herbivora yang sumber makanannya berasal dari Lamun.

Bintan tepatnya di Teluk Bakau hingga ke Tanjung Berakit terdapat padang lamun, akan tetapi karena berbagai aktivitas kegiatan manusia membuat habitat padang lamun tersebut menurun. Itulah yang menyebabkan duyung atau dugong tersebut terancam kepunahan seperti yang terjadi baru-baru ini di pulau bintan atau sekitarnya , untuk menghindari kepunahan tersebut kebanyakan dugong berpindah haluan atau pergi mencari tempat tinggal yang baru.

Begitu pentingnya ekosistem padang lamun bagi biota yang di sekitarnya. Oleh karena itu, kondisi padang lamun di perairan timur pulau Bintan saat ini menjadi sangat penting dalam upaya menjaga dan melestarikan padang lamun khusunya di perairan timur pulau Bintan.

Hal ini selaras dengan dukungan pemerintah setempat terkait dengan perlindungan padang lamun yaitu beberapa desa telah ditetapkan sebagai Kawasan Konservasi Padang Lamun (KKPL) yang termuat dalam Peraturan Desa Teluk Bakau, KecamatanGunung Kijang, Kabupaten Bintan No. 21 Tahun 2009 dan dikuatkan dengan Surat Keputusan Kepala Bupati Bintan No. 267/VI/2010.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Related Posts

Operasi Wira Waspada, Imigrasi Batam Tindak WNA Ilegal di Kawasan Industri

13 April 2026

Diare Serang Warga Bintan Utara dan Lobam, RSJKO Tangani Puluhan Pasien

13 April 2026

Tekan Risiko Hukum, Pemkab Bintan Perkuat Kerja Sama dengan Kejari

13 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017

Ceramah 8: Dermawan, Salah Satu Tanda Umrah Mabrur

23 Mei 2018
Don't Miss
Bisnis
Bisnis

Perkuat Peran Kartini Digital, Telkom Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas

30 April 2026 Bisnis

CENTRALBATAM.CO.ID โ€“ Dalam rangkaian momentum peringatan Hari Kartini, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyelenggarakan…

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

28 April 2026

Tak Sekadar Pemulangan, BP3MI Telusuri Jejak Pengiriman 62 PMI Ilegal

27 April 2026

Sabu Disimpan di Kotak Kamus, Ditresnarkoba Polda Kepri Ungkap Modus Baru Peredaran Narkoba di Karimun

23 April 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: centralbatam01@gmail.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

Perkuat Peran Kartini Digital, Telkom Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas

30 April 2026

TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

28 April 2026

Tak Sekadar Pemulangan, BP3MI Telusuri Jejak Pengiriman 62 PMI Ilegal

27 April 2026
Most Popular

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017
© 2026 CentralBatam.co.id
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact Us
  • About

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.