BERBAGI

CENTRALBATAM.CO.ID,BINTAN –Proyek pembangunan interkoneksi Batam-Bintan sejak digagas pada tahun 2011 tahun lalu sempat terhenti lantaran ketiadaan surat hibah lahan. Sebab surat ini merupakan syarat mutlak bagi Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebelum membangun tower listrik.

Untungnya, masalah ini menjadi perhatian khusus pihak PLN. Sehingga mereka melakukan berbagai diskusi pada seluruh pihak mulai dari aparat Polri dan TNI, Pemprov dan Pemkab serta Kejakasaan Tinggi Negeri (Kejari). Alhasil, hasil dari diskusi tersebut mebuahkan hasil positif. Sehingga sosialisasi pembebasan lahan yang selama ini menjadi masalah utama dapat terpecahkan.

Gardu Induk Interkoneksi PLN KL 150 MW di Kecamatan Bintan Timur, Kijang

“Proyek pembangunan jaringan Interkoneksi yang digagas pada tahun 2011 lalu ini sempat terhenti karena masalah pembebasan lahan. Namun seperti kita ketahui bersama, setelah adanya solusi terhadap pembebasan lahan kami bisa menyelesaikan pembangunan dalam waktu 3 bulan saja,”ujar General Manager (GM) Unit Induk Pembangkit (UIP) II PT PLN Medan, Jurlian Sitanggang pada pers konferens, Selasa (23/8/2016).

Baca Juga:  Usai Dilantik, Bupati Bintan, Apri Sujadi Ziarah Ke Makam Ibunda.

“Padahal target untuk pembangunan daya sebesar 150 Mega Watt (Mw) ini adalah 2 tahun. Namun kami bisa menyelesaikannya dalam waktu 3 bulan saja sebab masalah utama adalah pembebasan lahan masyarakat,”tambahnya.

Lebih lanjut ia katakan, masalah pembebasan lahan yang merupakan masalah klasik yang paling susah dilakukan selama ini di tanah air. Namun berkat kerjasama semua pihak, akhirnya permasalahan ini dapat terselesaikan. Karena itu, ia berharap apa telah dicapai bersama dapat menjadi percontohan diseluruh Indonesia.

Empat Model Cantik yang dihadirkan sebagai Ikon cantiknya Interkoneksi
Empat Model Cantik yang dihadirkan sebagai Ikon cantiknya Interkoneksi

“Ini adalah bukit bagi kita semua jika tidak ada permasalahan pada lahan, maka semua proyek dapat dikerjakan dengan bahkan sebelum target yang telah ditetapkan,”sebutnya.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Bintan, Dalmasri Syam mengatakan dengan beroperasinya jaringan interkoneksi diharapkan dapat meningkatkan iklim investasi di Bintan. Sebab salah satu alasan investor enggan menanam saham di Bintan selama ini karena permasalahan listrik yang tidak memadai.

Baca Juga:  21 Calon Tenaga IT RSUD Bintan Mulai Jalani Test Kompetensi Bidang

“Kami sangat berterimakasih pada pihak PLN atas penyelesaian proyek jaringan interkoneksi ini. Sebab, dengan beroperasinya jaringan interkoneksi ini dapat meningkatkan kembali iklim invesatasi di Bintan,”pungkasnya.

Penulis : Setianus Zai

 

 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan