BERBAGI

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Kantor Imigrasi Tanjunguban mendeportasi 2 Warga Negara Asing (WNA) asal Singapore.

Kedua WNA tersebut, Zulkiplee Bin Saleh dan Maros Bin Saleh. Keduanya dideportasi karena memasuki wilayah Indonesia tanpa izin alias illegal.

“Iya benar, kami sudah pulangkan kedua WNA lewat TPI Bandar Bentan Telani dengan kapal WanSendari,”ujar Kepala Humas Imigrasi Tanjunguban M Noor , Rabu (9/11/2016).

Ia menjelaskan kedua WNA ini diamankan oleh petugas TNI AL di kapal KM Rantau Bertuah saat sedang memancing belum lama ini. KM Rantau Bertuah berbendera Indonesia datang dari Batam masuk ke perairan Lagoi dengan tujuan memancing ikan.

Kemudian petugas TIM Western Fleet Quick Respon (WFQR) 4 Lantamal Tanjungpunang yang sedang berpatroli menemukan kapal tersebut saat mancing
dan mencoba mengecek kondisi kapal.

“Saat pengecekan itu  Zulkiplee dan Maros kedapatan tak membawa paspor ditengah pemeriksaan petugas. Alasan mereka, paspor mereka ada namun sengaja tak dibawa serta saat mancing sebab takut rusak terkena,” ungkapnya.

Selain mereka, lanjutnya, di kapal ada 3 ABK, 2 warga negara Indonesia dan 8 WNA lain. Mereka juga diperiksa. Namun delapan WNA tak ada masalah, hanya dua WNA itu (Zulkiplee dan Maros) yang tak dapat menunjukan paspor kepada petugas.

“Selain kita deportasi, kita juga meminta mereka agar tidak mengulangi perbuatan mereka,” pungkasnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY