BERBAGI

CENTRALBATAM.COLID, BINTAN -Setelah melalui proses panjang, akhirnya Badan Narkotika Nasional (BNN) Propinsi Kepri melakukan tes urine terhadap 350 pegawai dilingkungan Pemerintah Kabuoaten (Pemkab) Bintan hari ini, Senin (17/10/2016).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kepri, AKBP Ahmad Yani pun mengatakan saat dilakukannya tes ia menemukan pejabat Eselon II yang positif mengkonsumsi narkoba jenis morfin.

“Ada satu yang positif morfin, namun setelah kita cek kepada yang bersangkutan ternyata ia sedang mengkonsumsi obat jantung,” ujar Ahmad Yani setelah mengetahui hasil tes urine di Kantor Bupati Bintan, Senin (17/10/2016).

Ahmad Yani menjelaskan, pejabat Eselon II yang menggunakan obat penyakit jantung memang mengandung morfin. Sebab, kandungan morfin pada obat tersebut disinyalir sebagai penghilang rasa nyeri/sakit.

“Dia menggunakan sebagai obat, jadi tidak ada penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh pejabat tersebut,” tegasnya.

“Karena Narkotik boleh digunakan, ketika dia menggunakan sebagai obat, sah-sah saja,” tambahnya..

Ia menambahkan, telah meminta¬†kepada pejabat yang positif menggunakan morfin itu untuk menunjukkan obat jantung yang dikonsumsinya selama ini sekaligus resep dokter yang menganjurkan pejabat itu mengkonsumsi obat yang mengandung morfin tersebut. “

“Kita juga sudah memihta resep dokter, dan resep dokter itu ada,” pungkasnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY