CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN -Serangan yang datang ke mantan Calon Bupati/ Calon Wakil Bupati (Cabup/Cawabup) Bintan nomor urut 1, Apri-Dalmasri kian gencar. Hal ini membuat perbincangan hangat terkait kebijakan mereka (Apri/Dalmasri) setelah terpilih Bupati/Wabup terus di perbincangkan ditengah-tengah masyarakat.
Kebijakan yang terus diperbincangkan itu adalah tudingan miring terkait keberpihakan Apri/Dalmasri pada Tim Sukses (Timses) yang telah memenangkan mereka saat Pilkada tahun 2015 lalu.
Menanggapi hal ini, salah satu Timses lawan politik Apri-Dalmasri warga RT.01 /RW 04, Tumadi (37) mengaku kaget. Sebab menurutnya, meskipun dirinya tidak mendukung Apri/Dalmasri saat Pilkada namun dirinya tidak merasa dicuekin apalagi di buang.
“Masak sih?! Perasaan gak deh buktinya dulu saya dukung nomor 2 loh. Tapi buktinya saat ini saya masih di pakai dan lolos dalam seleksi honorer yang dilakukan transparant,” ujar Tumadi, Minggu (15/1).
Ia menambahkan, jika memang pemimpin saat ini hanya mementingkan golongan atau pendukung, mustahil dirinya bisa lolos saat ujian seleksi tenaga honrer. Sebab sangat mudah bagi Apri/Dalmasri mendepak jika memang diinginkan.
“Tidak, tidak! Kalau menurut saya, Bupati dan Wabup kita saat ini sayang sama semua warga Bintan,” tegasnya.
Untuk menguatkan pernyataan dia, Tumadi memberi kan contoh salah satu ibu-ibu yang ikut demo. Padahal ibu tersebut merupakan Timses dan bahkan tetangga Apri sendiri.
“Timses dia kan ada yang tidak diloloskan juga. Itu lah bukti kuat yang menurut saya bahwa Bupati kita tidak pilih kasih,” kata Tumadi lagi.
Untuk menenangkan suasana, Tumadi berharap kepada masyarakat agar melupakan masa-masa kampanye dan kembali bersatu membangun Bintan Gemilang dibanding terus mengkritisi. Sementara untuk Apri, Tumadi berharap terus merangkul warga Bintan termaauk lawan-lawan pokitiknya.
“Kalau harapan untuk sesama warga, ya mari lah kita dukung Bupati kita. Sedang untuk pak Apri, saya berharap beliau terus merangkul warganya,” pungkasnya.

