BERBAGI
Gunakan dana Desa, warga bahu-membahu membenahi infrastruktur pendukung naiknya siklus perekonomian | Foto : Nay

CENTRALBATAM.CO.ID, JAKARTA – Masa-masa gemilang pemerintahan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) terus mengukir hal baik. Sejak menduduki kursi orang nomor satu di republik ini, jajarannya telah menggelontorkan uang triliunan sebagai dana bantuan untuk seluruh desa di Indonesia yang bisa dimanfaatkan langsung.

Sejak dibahas penerapannya, kucuran dana desa dari tahun ke tahun terus meningkat nominalnya. Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo juga mengatakan hal tersebut.

Bahkan, sang menteri yang diharapkan masyarakat lebih mampu menjangkau seluruh daerah tertinggal ini menegaskan, Jokowi telah menginstruksikan agar dana desa tahun 2018 dinaikkan dari semula (2017) Rp 60 triliun menjadi Rp 120 triliun.

Baca Juga:  AKP Monang; Lindungi Diri Dari Covid-19 Dengan Vaksin Dari Pemerintah

“Dana desa dinilai efektif dalam memberdayakan masyarakat desa baik dari segi infrastruktur dan meningkatkan pendapatan masyarakat desa,” jelas Eko usai acara pertemuan dengan bidan dan warga di Kantor Desa Pabedilan Kaler, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Jumat (28/4/2017).

Gunakan dana Desa, warga bahu-membahu membenahi infrastruktur pendukung naiknya siklus perekonomian | Foto : Nay

Eko membeberkan, dari dana desa yang disalurkan tahun ini rata-rata desa mendapatkan uang Rp 800 juta hingga Rp 1 miliar tergantung luas wilayah dan jumlah penduduk. Sementara jika tahun depan dinaikkan menjadi Rp 120 triliun maka setiap desa bisa mendapatkan uang Rp 1,6 miliar.

“Kalau sekarang (2017) rata-rata kan dapat Rp 800 juta ditambah dari kabupaten dan provinsi rata-rata Rp 1,35 miliar. Sedangkan tahun depan dari pusat saja bisa Rp 1,6 miliar. Sehinga saya minta Pak Bupati dan Pak Gubernur juga ikut menaikkan juga, jadi setiap desa bisa dapat Rp 2 miliar,” tuturnya.

Baca Juga:  Kodim 0315 Bersama Asparnas Kepri Melakukan Kegiatan Fogging

Namun Eko menegaskan tahun depan tidak akan memberikan dana segar tambahan pada desa-desa yang pada tahun ini tidak mengalami kemajuan. Salah satu syarat untuk mendapatkan dana tersebut setiap desa harus memampangkan baliho berisi transparansi dana desa.

“Tidak akan saya naikkan (dana desa) kalau tidak pasang baliho dan menjalankan empat program unggulan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu Eko membeberkan, dari tahun ke tahun serapan dana desa terus meningkat bahkan tahun kemarin nyaris menyentuh angka 100 %. Sehingga tahun ini dan tahun-tahun ke depan dipastikan dana desa dapat terserap seluruhnya. Dari kucuran dana desa itu, kata Eko, tak kurang dari 60 ribu KM jalan desa telah dibangun, 60 ribu MCK, 40 ribu saluran irigas, 15 ribu Polindes, 20 ribu sarana air bersih, 1.800 pasar desa, dan masih banyak lagi.

Baca Juga:  Polres Bintan vs Polsek Jajaran: Skor 2-1

“Secara keseluruhan, dana desa ditujukan untuk kemajuan bersama. Jadi, jangan dikorupsi,” tutupnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY