BERBAGI
ilsutrasi

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – CEO sekaligus pendiri jejaring sosial Facebook, Mark Zuckerberg melontarkan permintaan maaf atas tumbangnya (down) sistem layanan aplikasi WhatsApp.

Dia menuliskan permintaan maaf di akun pribadinya sendiri, lantaran banyaknya keluhan yang datang dari pengguna aplikasi yang kerap disebut WA itu. Komplain itu sendiri datang dari berbagai kalangan masyarakat di berbagai belahan dunia.

Layanan instan messenger WhatsApp di sejumlah negara diketahui lumpuh sejak malam tadi. Para penggunanya sempat kesulitan menerima dan mengirim pesan. Keluhan pun mulai mencuat dan meramaikan wall komentar di akun sosial miliknya.

Salah satu postingan pedas di kolom komentar yang diterima Mark bertuliskan keluhan yang mengaku tak dapat menggunakan aplikasi raksasa, yang masih berada dalam naungan Facebook itu. “Di Brasil, kami tidak bisa menggunakan WhatsApp, apa yang terjadi,” tulis akun Castro de Leo.

Baca Juga:  AKP Monang; Lindungi Diri Dari Covid-19 Dengan Vaksin Dari Pemerintah

Mendapat bombardir pesan serupa di postingannya, Zuck pun langsung menanggapinya dengan menyampaikan permohonan maaf.

“Kami sedang dalam proses memperbaikinya. Kami mohon maaf atas kejadian tak menyenangkan ini,” balas miliuner muda tersebut, sebagaimana dikutip dari kantor berita The Independent.

Matinya layanan WhatsApp ini paling banyak terjadi di Eropa bagian barat, pesisir timur Amerika Serikat, dan Amerika Selatan. Di luar wilayah itu, ada pula beberapa negara yang turut kesulitan mengakses WhatsApp.

ukti lumpuhnya WhatsApp ini bisa dilihat dari situs Down Detector. Down Detector mencatat gangguan pada WhatsApp terjadi sejak Rabu, pukul 16.10 EDT atau sekitar Kamis, pukul 03.00 WIB. Pada peta yang mereka rilis, tampak wilayah-wilayah yang tak bisa mengakses WhatsApp dengan intensitas yang berbeda.

Baca Juga:  Tidak Kantongi IMB, Camat Katang Bidara Minta Dinas Perizina Blacklist Kotage Kwansend Dan Hasim

Melihat peta tersebut, wilayah sekitar Jakarta turut kena imbas meski dengan intensitas yang biasa saja. Sementara di kawasan Asia Tenggara, Singapura dan Filipina mengalami masalah yang sama. Namun dalam peta Down Detector, intensitas WhatsApp lumpuh di Singapura jauh lebih hebat dibanding Jakarta atau Filipina.

Ada kemungkinan masalah di WhatsApp ini begitu masif sehingga pemulihannya butuh waktu dan menimpa banyak wilayah. Masalah server ditengarai penyebab matinya layanan WhatsApp.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY