BERBAGI
Hujan lebat berpadu pusaran angin kencang diperairan Sekupang membuat gelombang laut meninggi dan jarak pandang yang minim | Foto : Den

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Memasuki akhir Oktober 2016, cuaca buruk semakin membahana di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Hujan, angin kencang, kilat, petir dan berbagai dampaknya pun kian mewarnai.

Berdasarkan pantauan citra satelit di Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Hang Nadim, Batam. Fakta serupa juga dipertegas.

Disebutkan bahwa wilayah Kepri, terkhusus Batam tengah memasuki masa dimana guyuran hujan semakin tinggi intensitasnya.

Hampir terjadi setiap hari, dalam beberapa minggu terakhir saja kota industri ini acap kali diguyur hujan tanpa mengenal tempat dan waktu.

“Ini terjadi karena peralihan cuaca. Dari yang normal ke masa-masa dimana curah hujan sangat tinggi, atau banyak hujan,” kata Philip Mustamu, saat dikonfirmasi.

Hari ini saja, lanjutnya, Batam diprediksi diguyur hujan sejak pagi, hingga malam nanti. Begitulah setidaknya data yang tersaji sebagai panduan prakiraan cuaca edisi hari ini, Kamis (27/10/2016) pagi.

Peringatan akan tingginya curah hujan, disertai dengan guntur dan petir | Foto : Junedy Bresly, BMKG Hang Nadim, Batam
Peringatan akan tingginya curah hujan, disertai dengan guntur dan petir | Foto : Junedy Bresly, BMKG Hang Nadim, Batam

Benar saja, prediksi tersebut langsung terjadi. Hujan tampak mengguyur di Kecamatan Sekupang, Batu Aji dan beberapa lokasi lainnya.

Philip menjelaskan, kondisi cuaca memburuk dikarenakan massa udara yang semakin menumpuk dan menjadikan pertumbuhan awan konvektif kian subur.

“Massa udara yang membentuk awan konvektif inilah yang akhirnya memicu hujan. Dan sekarang, intensitasnya masuk kategori ringan hingga sedang,” ucapnya.

Dikatakannya juga, pola hujan yang ada akhir-akhir ini identik dengan penyebaran yang merata. Meski ada beberapa tempat yang diguyur hujan dengan pola lokal atau setempat.

Adapun cuaca yang diprediksi akan diguyur hujan hari ini, juga akan diwarnai dengan angin kencang, petir dan kilat. Berbagai dampaknya pun bisa saja terjadi, seperti banjir dan tanah longsor.‎

Untuk itu, Philip mengimbau bagi seluruh masyarakat untuk menjaga kesehatan, keamanan dan keselamatan dalam beraktifitas.

“Kalau tak terlalu penting diluar ruangan, ya lebih baik tunggu cuacanya membaik saja. Kita cari amannya saja,” ujarnya.‎

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY