BERBAGI
Ketua IWO memberikan bantuan pada salah satu veteran

CENTRALBATAM.CO.ID. Tanjungpinang.- Beberapa wartawan di Tanjungpinan dinilai lebih peduli terhadap nasib Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Kota Tanjungpinang. Pasalnya, di tengah kesulitan hidup akibat covid-19 para kuli tinta itu justru menggalang dana untuk diberikan para pejuang kemerdekaan RI itu.

Sementara, sang walikota Tanjungpinang, Rahma seolah tidak peduli nasib para para tentara yang pernah ikut dalam memperjuangkan kemerdekaan itu.

Pemberian dana yang telah diwakili oleh seorang wartawan dan juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Tanjungpinang Iskandar Syah. Bersama wartawan lainnya di Gedung Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Tanjungpinang. JL. Basuki Rahmat Tanjungpinang dan langsung di sambut dengan penuh haru oleh Darwono Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Tanjungpinang.

Baca Juga:  Tekong Kandaskan Boat Pancung Lalu Kabur, Satpolair Polresta Barelang Gagalkan Penyelundupan PMI ke Malaysia

“Terharu dan salut saya dengan kepedulian adik-adik wartawan terhadap veteran. Insya Allah dana ini akan kami gunakan sebaik mungkin untuk operasional kita. Operasional seperti biaya pemakaman, dan yang lainnya”. Ucapnya dengan penuh kesedihan.

Lanjutnya dengan penuh kesedihan “Sesuai Keputusan Presiden dan surat Kementerian Dalam Negeri. seharusnya kita ini diperhatikan oleh pemerintah daerah. Namun kenyataannya tidak. Kami orang tua minta dukungan wali kota. Kalau kami ke Jakarta membuat laporan kepada Mayjen TNI (Purn) Saiful Sulun, nanti akan menyulitkan pemerintahan kita juga. makanya jangan sampa”.

Dalam Vidio sebelumnya yang berdurasi 19 detik. Darwono terlihat sangat kecewa terhadap Rahma walikota Tanjungpinang yang tega terhadap pejuang republik Indonesia yang tidak di perdulikan sama sekali malah mempimpong pejuang tersebut.

Baca Juga:  Kapal Berisi 81 Drum BBM Meledak, Didorong ke Tengah Laut Agar Tak Bakar SPBB

“Tahun lalu masih didukung kita untuk kegiatan. Tapi bu wali kota yang baru ini lain. Saya dari November 2020 minta bantuan selalu dipimpong. Dilempar ke Kesra bahkan hingga Bansos tidak pernah ada bantuan”. ucap Darwono.

“Sampai hati rasanya, kita pernah iuran 1 orang itu Rp10 ribu untuk biaya pemakaman anggota kita. Dimana hati bu Rahma.” tutupnya (Leo)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY