BERBAGI
Kapolsek Siantan Iptu Gunawan Husein menyampaikan imbauan kepada warga disela-sela meninjau pelaksanaan vaksinasi di Desa Air Bini, Rabu (13/10/2021)

CENTRALBATAM.CO.ID, ANAMBAS – Camat Siantan Selatan, Awalludin berupaya mencapai vaksinasi bagi masyarakat di Desa Air Bini. Saat ini terdata jumlah warga di Desa Air Bini yang baru divaksin lebih dari 400 warga pada vaksin dosis pertama.

Menurut Camat Siantan, sebanyak 400 orang ini terdiri dari pelajar, lansia, dan masyarakat umum lainnya.

“Kita minta juga kepada desa agar mengetahui warganya yang sudah vaksin dan belum, untuk melapor kepada kami. Makanya yang kita panggil ini kades nya supaya bisa mengimbau warganya agar mau divaksin,” ujar Camat Siantan Selatan, Awalludin, Rabu (13/10/2021).

Agar capaian vaksin bisa terlaksana dengan baik, Awalludin akan membuat sistem door too door menyampaikan kepada masyarakat untuk divaksin.

Baca Juga:  Gubernur Ansar Referensi Bagi Lulusan SMK di Karimun ke Perusahaan yang Dipilih

“Kita pergi ke pulau-pulau, sudah kita sampaikan tapi mereka yang tak datang-datang,” katanya.

Sementara, Kapolsek Siantan Iptu Gunawan Husein, yang hadir dalam pelaksanaan vaksinasi di desa Air Bini mengatakan akan terus mengimbau kepada warga sehari sebelum pelaksanaan vaksinasi.

“Ya kita cukup kecewa karena sehari sebelumnya kita sudah sosialisasi dan mengimbau. Tetapi di lapangan sangat mengecewakan hasil yang kita peroleh. Bahkan saat kita lakukan vaksinasi yang datang hanya 20 orang,” kata Kapolsek Siantan, Iptu Gunawan Husein.

Menurutnya upaya yang dilakukan oleh Polsek Siantan, Kepala Desa dan camat sendiri sudah maksimal. Bahkan pihaknya juga sudah melakukan sistem door to door untuk mengimbau masyarakat agar mau divaksinasi. Namun sayangnya masih banyak masyarakat di Desa Air Bini yang enggan untuk melakukan vaksinasi tersebut.

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan Hormati Putusan MK, Tetap Fokus Kejar Perluasan Kepesertaan"

Adapun beberapa kendala masyarakat yang tidak divaksin ini salah satunya adalah faktor usia setelah dilakukan screaming. Namun karena alasan kesehatan beberapa warga tidak bisa divaksin.

“Kita juga tanya apa alasannya ada yang saat itu mengaku belum siap. Upaya kita lakukan mengimbau masyarakat agar mau divaksin. Namun beberapa masyarakat banyak yang mengeluh dan banyak yang menolak,” jelasnya.(jun)

 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY