BERBAGI
Salah satu warga sedang duduk di depan gerbang menuju Temanggung Abdul Jamal yang ditutup. Warga kecewa karena tidak dapat vaksinasi

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Program vaksinasi Covid-19 di Stadion Temenggung Abdul Jamal Batam kembali memicu kekecewaan warga, Jumat (23/7/2021).

Pasalnya, sekira pukul 11.30 WIB, kuota penerima vaksin di lokasi sudah penuh (full).

“Diingatkan kembali kepada masyarakat yang baru datang, hari ini kuota sudah full,” teriak seorang petugas di pintu masuk lokasi.

Padahal, sejumlah warga telah menaruh harapan besar dengan kembali digelarnya program vaksinasi massal di lokasi ini.

Walau sempat dihentikan sekira bulan Juni silam.

“Kemarin saya ke sini, disuruh pulang karena memang tak ada kegiatan. Sekarang saya ke sini, malah sudah full,” kesal seorang warga, Ida ditemui di sekitaran pintu masuk.

Ia mengaku sangat memerlukan suntik vaksin Covid-19 ini. Sebab, dirinya akan bertolak ke kampung halaman untuk mengurus satu keperluan.

“Syarat terbang sekarang harus ada sertifikat vaksin. Minimal dosis satu,” jelasnya.

Berbeda dengan warga lain bernama Argo, warga Perumahan Marina. Ia merasa bersyukur telah mendapatkan suntik dosis pertama.

Walau harus melawan letih untuk mendapatkannya. “Saya datang sejak pukul 5 pagi. Itu pun dapatnya antrean nomor 755,” ujar Argo sambil berjalan menuju keluar lokasi.

Sementara, Kasat Sabhara Polresta Barelang, Kompol Firdaus menyebut jika kuota untuk hari kedua di lokasi ini sebanyak 2 ribu peserta saja.

“Untuk besok belum tahu. Itu menunggu arahan dari dokter atau pihak terkait,” jelasnya saat dikonfirmasi.

Sebagaimana diketahui, vaksinasi massal di Stadion Temenggung Abdul Jamal Batam sendiri kembali digelar sejak hari Rabu (21/7/2021) lalu.

Animo masyarakat menyambut program ini pun sangat tinggi. Banyak dari mereka telah menyerbu lokasi sejak dini hari.

Sayangnya, hari Kamis (22/7/2021), pelaksanaan vaksinasi sempat dibatalkan tanpa alasan yang jelas.

Disebut-sebut, pembatalan itu dikarenakan ketiadaan stok vaksin untuk tiap calon penerima.

“Bahkan kemarin itu, warga sampai memanjat pagar dan dinding pembatas di sini karena saking inginnya divaksin,” ungkap seorang petugas Ditpam, Arman.(dkh)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY