CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Warga Desa Gunungkijang, Kecamatan Gunungkijang tidak dapat menyembunyikan rasa bersyukur saat didatangi oleh pihak Desa dan Camat Gunungkijang. Pasalnya, kedatangan dari pihak Desa dan Kecamatan untuk menyerahkan sumur bor yang baru saja selesai di bangun dan siap untuk dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.
Ketua RT 03/ RW 04, Edi Suwito mengatakan setiap musim kering masyarakat sekitar terpaksa membeli air seharga Rp 50 per kubiknya. Dan itu dilakukan paling tidak 3 bulan dalam setahun lantaran seluruh sumur di wilayah itu selalu kering pada musim kemarau.
“Kami warga Desa Gunungkijang sangat berterimakasih baik kepada pihak Desa Gunungkijang, dan juga kepada pihak Kecamatan Gunungkijang. Karena dengan adanya sumur bor, warga kami tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk membeli air dari pemasok,” ujarnya, Kamis (30/12).
Lebih lanjut ia berharap, kedepan pemerintah Desa bisa kembali memperhatikan warga dengan menyediakan pipa sehingga aliran air bersih dari sumur bor itu dapat mengalir ke setiap rumah warga.
Sementara itu, Camat Gunungkijang, Arief Sumarsono mengatakan “Pembangunan sumur tersebut tidak lain untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekitar. Sebab setiap tahunya masyarakat selalu mengeluh akan susahnya mencari air bersih”
Untuk itu, ia berharap dengan adanya sumur bor yang baru saja di serahkan dapat bermanfaat untuk masyarakat sekitar.
“Saat ini kita menyerahkan dua sumur bor yakni di RT 03 dan RT 05 / RW 04 Desa Gunungkijang. Semoga dengan adanya sumur bor ini dapat mengurangi beban masyarakat kita di sini,” ungkapnya.
Sebagai pemerintah yang berhubungan langsung dengan masyarakat, Arief Sumarsono mengatakan pihaknya melalui Desa Gunungkijang dan Desa lainya akan membantu masyarakat menyediakan masyarakat. Sebab, banyak masyarakat yang kurang mampu mengeluh lantaran harus membeli masker setiap hari karena sekolah mewajibkan siswa menerapkan protocol kesehatan.
“Diakhir tahun ini, melalui dana desa kita akan menyediakan masker untuk masyarakat karena sekolah menerapkan wajib prokes. Sementara, banyak masayrakat mengeluh tidak sanggup kalau harus beli masker setiap harinya,” timnpalnya.
Selain itu, memasuki musim kemarau diawal tahun ini pihaknya juga telah mengirim satgas Karthula Desa untuk dilatih oleh professional dari BPND Kabupaten Bintan. Dengan demikian, saat karthula terjadi di wilayah Gunungkijang dapat diatasi dengan baik.
“Di akhir tahun ini kita juga melatih dan menyiapkan satgas pemadam kebakaran. Jadi satgas pemadam kebakaran yang ada di Desa-desa sekecamatan Gunungkijang sudah dilatih oleh yang berkompeten yaitu dari BPBD Kabupaten Bintan. Dilatih bagaimana memadamkan api dan jua punya peralatan yang lengkap,” ungkapnya.
Sementara untuk menangani banjir ke depannya di wilaya Gunungkijang, lanjutnya, pihaknya sudah menyiapkan antisipasi seperti menyiapkan dapur umum dan tenda.
“Apalagi di tengah pandemic Covid-19 kan, masyarakat kita banyak kesulitan. Karenanya, kita sudah menyiapkan antisipasi seperti dapur umum dan juga sejumlah tenda,” pungkasnya. (Ndn)

