BERBAGI
Ilustrasi token listrik | Foto : Bae

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Meski telah mendapat ‘kode keras’ alias persetujuan dari Gubernur Kepri, Nurdin Basirun akan usulan kenaikan tarif listrik (TDL). Namun, hingga kini, Rabu (15/2/2017) Bright PLN Batam menyebut wacana itu belum final.

Coorporate Communication Bright PLN Batam, Benny mengatakan, bahwa Nurdin memang telah memberi celah tersebut. Dan proses terakhir yang telah dijalani Bright, yakni meminta persetujuan dari DPRD Kepri.

“Rapat pembahasan sudah dilaksanakan sama anggota dewan. Tapi belum ada kata final, menggantung masih,” kata Benny, saat dikonfirmasi.

Dikatakannya juga, bahwa Bright belum menerima surat resmi dari pihak-pihak terkait, termasuk Gubernur Kepri perihal kenaikan TDL itu.

Karena sejak pertemuan terakhir bersama anggota DPRD Kepri, pihaknya belum mem-follow up kembali mengenai usulan kenaikan tarif tersebut.

“Dari pertemuan terakhir itupun, memang belum ada pembahasan lanjut. Putus disitu saja,” imbuhnya.

Meski begitu, Benny tak menampik pernyataan gubernur Kepri yang memberikan angin segar kepada Bright untuk kenaikan TDL itu.

Benny menyatakan, jika Pemerintah dan DPRD telah menyetujui kenaikan tarif PLN Batam, maka pihaknya sangat bersyukur.

“Ya, kalau memang disetujui, ya syukur. Jadi kita juga bisa meningkatkan pelayanan. Karena masih banyak disana-sini sistem kita yang memerlukan perhatian khusus,” tutupnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY