BERBAGI
Sebuah video yang menunjukkan motor terseret banjir di Jatipadang, Jakarta Selatan, viral di media sosial.(Instagram.com/jakarta.terkini)

CENTRALBATAM.CO.ID – Sebuah video yang menunjukkan motor terseret banjir di Jatipadang, Jakarta Selatan, viral di media sosial.

Banjir melanda permukiman Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Minggu (31/3/2019).

Warga yang berada di dalam video tersebut, Mundari, membenarkan kejadian itu berlangsung Minggu (31/3/2019) siang.

“Hujan turun jam 14.30, saya ngecek wah rumah Pak RT sudah banjir di situ jebol. Pas lari ke rumah saya, di sana air udah deres, motor saya lagi di dalam rumah padahal,” kata Mundari saat ditemui di pengungsian warga di Masjid Al Ridwan, Jakarta Selatan, Minggu malam.

Mundari mengatakan, motor jenis Honda Vario itu biasa digunakan anaknya, Wendy Agam.

Ketika air menerjang dengan derasnya, Vario milik Mundari langsung terseret.

Dalam video, tampak Mundari sempat berusaha mengejar motornya yang terseret banjir setinggi pinggangnya.

Beruntung, kata Mundari, motor tak terseret sampai jauh karena langsung ditangkap warga.

“Langsung dipegangin digotong ada kali tuh 15 orang,” ujarnya.

Motor digotong untuk diungsikan ke rumah tetangga yang lebih tinggi dan tidak terdampak banjir.

Mundari sendiri belum kembali ke rumah karena rumahnya masih terendam banjir.

“Kayaknya mau kering, nanti dicek itu pasti kemasukan air semua motornya,” kata Mundari.

Tanggul di Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan tergerus pada Minggu.

Kebocoran tanggul menyebabkan permukiman Kampung Air dilanda banjir yang cukup deras.

Selain tanggul yang tergerus, banjir juga disebabkan luapan dari kali saat hujan deras mengguyur pada Minggu siang.

Akibatnya, air membanjiri rumah warga dengan derasnya.

Hingga pukul 21.30, sebagian rumah warga masih terendam dan masih ada arus kencang dari Kali Pulo yang meluap.

Sandi, warga RT 003 RW 006 Jatipadang mengatakan, banjir bermula dari jebolnya tanggul sekitar pada pukul 15.00.

“Tadi sekitar jam 14.00 hujan deras, belum sejam tiba-tiba jalanan keangkat, jebol dari bawah, air langsung masuk deras banget,” kata Sandi saat ditemui di rumahnya, di kawasan Jatipadang, Jakarta Selatan, Minggu malam. (Kompas.com)

 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY