Viral Video Driver Ojol Ditendang Polisi, Terobos Jalur Steril Presiden, Kapolres Minta...

Viral Video Driver Ojol Ditendang Polisi, Terobos Jalur Steril Presiden, Kapolres Minta Maaf

0
BERBAGI
seorang oknum polisi menendang dan memukul driver ojek online di Jalan Ir H Djuanda, Bogor Tengah, Kota Bogor (istimewa)

CENTRALBATAM.CO.ID – Video seorang oknum polisi menendang dan memukul helm driver ojek online viral di media sosial.

Video tersebut diambil di Simpang Tugu Kujang, Jalan Otto Iskandar Dinata, Bogor Tengah, Kota Bogor.

Video tindakan oknum polisi pada driver ojek online ini menuai banyak protes dari netizen.

Kebanyakan menilai tindakan oknum polisi pada driver ojek online tersebut sangat arogan.

Dalam video terlihat ada dua anggota polisi berseragam lengkap.

Satu anggota polisi mengenakan helm putih terlihat berjalan menghampiri driver ojek online.

Ojek online pun tampak membungkukan badan sambil menengadahkan kedua tangannya ke arah oknum polisi itu.

Namun ketika saling berhadapan, oknum polisi tersebut terlihat melayangkan sepaknya ke bagian bawah tubuh driver ojek online.

Beruntung, kedua tangan ojek online mampu menahan sepakan dari oknum polisi.

Tak puas sampai disitu saja, terlihat oknum polisi yang sama juga memukul bagian kepala driver ojek online.

Pukulan oknum polisi mengenai helm hitam yang dipakai driver ojek online.

“itu mobil polisi g*****,” bentak oknum polisi satunya lagi ke driver ojek online.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser menjelaskan bahwa driver ojek online tersebut telah melakukan pelanggaran juga membahayakan dirinya sendiri.

Pasalnya, menurut Kombes Pol Hendri Fiuser driver ojek online itu menerobos jalur steril yang ditutup untuk lintasan rombongan Presiden Jokowi ke Istana Bogor.

Driver ojek online bernama Kholil ini menurut Kombes Pol Hendri Fiuser sudah diberhentikan oleh anggota polisi yang bertugas.

Namun driver ojek online tetap terus menerobos.

“ternyata hasil pemeriksan kita, dan saksi-saksi juga pengemudi ojol ini sudah diberhentikan, tetapi pengemudi ojol ini ngotot untuk masuk sampai beberapa petugas menghadang akhirnya bisa dihentikan, karena anggota merasa kesal terjadilah tindakan emosi seperti tadi yang dilihat di video itu,” ujar Kombes Pol Hendri Fiuser.

seorang oknum polisi menendang dan memukul driver ojek online di Jalan Ir H Djuanda, Bogor Tengah, Kota Bogor
seorang oknum polisi menendang dan memukul driver ojek online di Jalan Ir H Djuanda, Bogor Tengah, Kota Bogor (Ist)

Penutupan jalur dilakukan mulai dari Jalan Pajajaran arah dari Tol Jagorawi, hingga ke Jalan Otto Iskandar Dinata.

Siang itu rombongan Presiden Jokowi mengarah dari Tol Jagorawi menuju Istana Bogor setelah menghadari acara HUT TNI.

“Karena beda rangkain VVIP biasa dengan rangkain kebesaran karena kan tadi ada hari kebesaran HUT TNI, yang melintas itu motor besarnya saja banyak kan itu harus clear memang jalur hijau, tapi kalau keseharian biasa pak Presiden, itu tidak mau hijau (tidak ditutup total) tapi tetap kita atur itu, ” kata Kombes Pol Hendri Fiuser.

Kombes Pol Hendri Fiuser pun meminta maaf atas tindakan kasar yang dilakukan oleh anak buahnya.

“saya selaku Kapolresta mewakili institusi Kepolisian mohon maaf sebesar-besarnya atas kelakuan anak buah saya secara moral pertangggung jawaban itu tanggung jawab saya,” kata Kombes Pol Hendri Fiuser.

Kini Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan oknum polisi yang menendang driver ojek online itu akan dipindah tugaskan dan diberi sanksi.

“Anggota akan kita tetap berikan tindakan dari fungsi pelayanan ke fungsi staf agar tidak bersentuhan dengan masyarakat, karena bagaimanapun harus bisa menahan diri bagaimanapun keadaannya, capek lelah, itu harus bisa menahan diri, saya rasa permasalahan ini tidak harus diperpanjang, sudah clear, dan komunitas ojek dengan kepolisian selama ini bersinergi saling memberi informasi bertukar pikiran, bantuan patroli,” katanya.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser salaman dengan kelompok driver ojek online Bogor
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser salaman dengan kelompok driver ojek online Bogor (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Sementara driver ojek online Bogor yang ditendang polisi, Kholil mengakui telah menerobos jalur steril.

Kholisi mengatakan saat itu dirinya membawa penumpang dari arah Botani Square menuju ke Jalan Otto Iskandar Dinata.

Kholil pun sempat dihadang oleh pihak kepolisian namun rupanya Ia pun memilih tempat yang aman untuk berhenti.

Ketika itulah terjadi kesalahpahaman yang menyebabkan petugas kepolisian emosi hingga menendang kaki kholil.

“saya mengarah dari arah jalur Botani lagi bawa CS (penumpang) mau ke arah Sukasari lewatnya bawah pas bawah (melalui Jalan Suryakancana),” kata Kholil.

Saat itu Kholil mengaku tidak mengetahui bahwa Jalan Otto Iskandar Dinata sudah ditutup.

” nah ada angkot di depan saya, terus saya nerobos kan, pas lihat ternyata memang jalurnya steril, ” kata Kholil

Kholil sendiri mengakui kesalahan yang telah dilakukan pada dirinya.

Saat itu Kholil mengatakan sudah ada polisi yang memberhentikannya, namun dirinya tidak langsung berhenti.

Kholil mengaku berniat untuk berhenti di jalur yang lebih aman.

“iya disitu saya salah sih, sempat di stop memang karena posisinya turunan saya ambil posisi aman dulu sudah berhenti,” kata driver ojek online yang ditendang polisi di Simpang Tugu Kujang Bogor.

 

 

Sumber : TribunBogor

 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY