CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Cekcok antara tukang ojek pangkalan dengan driver ojek online alias Go-Jek menggema di Baloi, Batam, Kamis (20/7/2017) sore.
Peristiwa itu terjadi di sekitar komplek ruko Edukids, Baloi, saat jajaran kepolisian dari Satlantas Polresta Barelang dan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Kepri menggelar razia gabungan.
Di tengah keramaian, seorang lelaki berparas tegas dengan mengendarai sepeda motor jenis merek Honda Beat warna hitam tiba-tiba berteriak.
“Kenapa kau ambil penumpang langgananku?” teriak pria itu, di tengah razia gabungan yang menjaring ratusan pengendara roda dua dan roda empat saat itu.
Saat ditelusuri lebih jauh, ternyata pria tersebut merupakan seorang tukang ojek pangkalan yang tidak terima lantaran penumpang yang biasa ia antarkan tampak dibawa oleh driver Go-Jek.
Merasa sang driver Go-Jek merebut langganannya, ia pun marah dan meminta saingannya itu menurunkan penumpang yang saat itu tampak terburu-buru.
“Turunkan penumpang saya! Kalian (Go-Jek) tidak ada izin di sini (Batam, red),” bentak sang ojek pangkalan itu.
Usut punya usut, sang driver Go-Jek mengaku tak sama sekali berniat merebut penumpang itu. Ia hanya mendapat pesan untuk menjemput dan mengantarkan penumpang tersebut menuju suatu tempat.
“Kita kan ada aplikasi online-nya, nah kebetulan ada pelanggan yang dekat lokasinya dengan saya meminta jemput. Makanya saya jemput dan antarkan, bukan malah saya yang merebut atau menawarkan jasa antar-jemput,” ungkap sang driver berbasis online tersebut.
Tak terima dengan jawaban tersebut, sang ojek pangkalan kian menjadi dan menantang driver Go-Jek.
“Sini kau. Beraninya ambil langganan orang. Awas kau ya! Gak ada izin kalian di sini, kutandai kau.. Udah kuambil fotomu, kucari kau di luar nanti,” ancam sang ojek pangkalan.
Mendengar percekcokan yang kian memanas, Aiptu Syofrinal yang berada di lokasi saat itu langsung meredam emosi keduanya.
Pemeriksaan surat-surat berkendara keduanya pun dilakukan, untuk memastikan aktifitas antar-jemput penumpang tetap sesuai prosedur keselamatan dalam berlalulintas.
“Sudah.. Sudah.. Jangan banyak bicara. Keluarkan SIM dan STNK masing-masing. Saya mau lihat,” tegas Syofrinal.
Nasib sial seakan dirasa sang ojek pangkalan, karena ia terpaksa ditilang petugas karena surat izin mengendara (SIM, red) telah habis masa berlakunya.
Sementara sang driver Go-Jek langsung diperbolehkan melanjutkan perjalanan, karena seluruh berkas berkendaranya lengkap.

![[Video] Tukang Ojek Pangkalan ‘Cekcok’ Dengan Driver Go-Jek](https://i0.wp.com/centralbatam.co.id/wp-content/uploads/2017/07/maxresdefault-2.jpg?fit=755%2C425&ssl=1)