BERBAGI

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Kecelakaan lalulintas terjadi di Jalan Diponegoro, tak jauh dari Hutan Wisata Mata Kucing, Kelurahan Kibbing, Batuaji, Batam, Jumat (14/4/2017) siang lalu.

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Dari informasi yang dihimpun tim Central Batam, Jumat (14/4/2017) siang, sekitar pukul 12.00 WIB, disebut kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Hal itu turut dibenarkan, Rano, ‎salah seorang saksi mata.

Korban yang berhasil dievakuasi warga, kondisi kaki patah dan penuh luka di sekujur tubuh | Foto : Ned

Dia mengatakan,  mobil jenis pick up, merek Suzuki Carry tersebut sempat melaju dalam posisi kencang. “Carry itu datang dari arah Sekupang mau ke arah Batuaji,” kata Rano, Jumat siang.

“Nah, tiba-tiba ada gerakan mendadak dari mobil itu. Kayaknya sih ngantuk, lalu banting stir kekiri,” ucapnya.

Baca Juga:  Kodim 0315 Bersama Asparnas Kepri Melakukan Kegiatan Fogging
Kecelakaan lalulintas terjadi di Jalan Diponegoro, tak jauh dari Hutan Wisata Mata Kucing, Kelurahan Kibbing, Batuaji, Batam, Jumat (14/4/2017) siang | Foto : Ned

Tak mampu mengendalikan laju kendaraan itu, membuat Carry bernomor plat BP 8734 DE warna hitam itu menukik tajam ke arah kiri dan akhirnya menabrak pohon di pinggiran jalan. Tak langsung terhenti, pick up nahas itu kemudian menabrak pohon kedua dan akhirnya masuk ke parit (lubang) dengan kedalaman sekitar 2,5 meter, tepat di pinggir jalan yang dikenal angker itu.

“Setelah itu, baru kami lari. Saat itu, saya sedang mengambil pasir di pinggiran jalan baru itu. Makanya saya hapal betul kejadiannya,” tuturnya.‎

Saat dilakukan evakuasi, terdapat dua orang di dalam pick up yang ringsek parah di bagian depan itu. “Ada dua orang di dalam pick up-nya, satu orang luka-luka. Kepalanya berdarah-darah, nah, satu lagi kakinya patah. Kritis lah pokoknya,” ucapnya.

Baca Juga:  Tidak Kantongi IMB, Camat Katang Bidara Minta Dinas Perizina Blacklist Kotage Kwansend Dan Hasim
Korban yang berhasil dievakuasi warga, kondisi kaki patah dan penuh luka di sekujur tubuh | Foto : Ned

Melihat keduanya kritis, saksi-saksi dan pengendara lainnya yang berhenti saat itu langsung berupaya mengevakuasi. Saat dievakuasi, sang supir dan seorang penumpang yang terjebak dan terjepit di dalam pick up itu sempat menjerit kesakitan. “Aduh.. Pelan-pelan, sakit. Kaki saya terjepit,” teriak Syahrul dari dalam mobil bak yang diketahui sempat mengangkut sebuah wadah ikan berbahan fiber.

Meski menjerit kencang, keduanya tetap ditarik untuk dapat segera dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan pertolongan. Kondisi keduanya kritis karena kencangnya benturan dan pendarahan yang dialami.

Kecelakaan lalulintas terjadi di Jalan Diponegoro, tak jauh dari Hutan Wisata Mata Kucing, Kelurahan Kibbing, Batuaji, Batam, Jumat (14/4/2017) siang | Foto : Ned

Di lokasi, tampak beberapa polisi wanita (polwan) yang tampak mengamankan lokasi dan mengurai kemacetan yang mengular.

“Jalan pak, bu.. Jalan. Lihat kedepan, jangan berhenti ditengah. Macet-macet,” seru Suci, seorang polwan yang mengurai kemacetan akibat banyaknya pengendara yang berhenti untuk melihat mobil nahas itu lebih dekat.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY