Close Menu
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
mgid
What's Hot

Fasilitas Pelabuhan Disalahgunakan, Mesin X-Tray Dijadikan Lapak Pedagang

1 April 2026

Pemilihan Ketua RW 008 Tiban Palem Resmi Dimulai, Dua Kandidat Siap Bertarung

1 April 2026

BP Batam Pastikan Kualitas Pelayanan Penumpang Pelabuhan Internasional Berjalan Optimal

31 Maret 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Fasilitas Pelabuhan Disalahgunakan, Mesin X-Tray Dijadikan Lapak Pedagang
  • Pemilihan Ketua RW 008 Tiban Palem Resmi Dimulai, Dua Kandidat Siap Bertarung
  • BP Batam Pastikan Kualitas Pelayanan Penumpang Pelabuhan Internasional Berjalan Optimal
  • Sekda Batam Pimpin Rapat Prognosis, Target Pendapatan 2027 Capai Rp5,2 Triliun
  • Pendapatan Batam Naik Rp331 Miliar, Amsakar Sampaikan LKPJ 2025
  • Dorong Elektrifikasi, Veloz Hybrid EV Resmi Diluncurkan di Batam, Tawarkan Efisiensi dan Emisi Rendah
  • Apel Perdana Pascale­baran, Amsakar Tegaskan Transformasi Kinerja ASN
  • Tiga Masalah Besar Batam Belum Tuntas, Amsakar Siap Rombak Jajaran Pemko
Facebook X (Twitter) Instagram
CentralBatamCentralBatam
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
CentralBatamCentralBatam
Beranda » [VIDEO] Ditinggal Pesawat, Wiyanti Nangis Tersedu-sedu Tidak Bisa Pulang ke Nias
Batam

[VIDEO] Ditinggal Pesawat, Wiyanti Nangis Tersedu-sedu Tidak Bisa Pulang ke Nias

1 Juli 2016Tidak ada komentar
Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Wiyanti Santi Manao (‎25) tidak henti-hentinya menangis sambil menggendong anaknya yang masih berusia 5 bulan, Jumat (1/7/2016). Pesawat yang akan ditumpangi dari Bandar Internasional Hang Nadim Batam menuju ke Medan sudah berangkat terlebih dahulu,

Wiyanti Santi Manao tanpa didampingi keluarga maupun suami ini akan pulang ke Nias karena orangtuanya meninggal dunia. Mengetahui kalau tidak bisa berangkat Wiyanti Santi Manao pun terus menangis dan meminta bantuan kepada petugas Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

“Tolong saya pak. Saya tidak punya uang lagi, orangtua saya meninggal. Saya beli tiket Rp1,8 juta,” kata Wiyanti Santi Manao tersedu-sedu menangis.

Wiyanti Santi Manao sampai ke Bandara Internasional Hang Nadim sekitar pukul 08.45 WIB, dan pesawat Lion Air yang akan ditumpangi itu sesuai jadwal berangkat pukul 09.20 WIB. Namun dia tidak bisa lagi check in, dan pesawat lebih dulu berangkat dari jadwal yang ditentukan sekitar pukul 09.20 WIB.

“Bapak dan Ibu tolong lah, bagaimana saya bisa berangkat. Ibu saya tadi malam meninggal dunia,” katanya.

Melihat keadaan ibu muda itu kesulitan, sejumlah wartawan yang sedang melakukan peliputan arus mudik  berusaha membanntu Wiyanti Santi Manao agar bisa berangat menuju Medan dan dilanjutkan ke Nias untuk melihat pemakaman orangtuanya.

“Tadi sudah antre mau check in,  namun kata petugas saya terlambat. Orangtua saya meninggal,” katanya.

Sekitar pukul 08.45 WIB, Wiyanti Santi Manao sudah tiba di Bandara Internasional Hang Nadim. Ia langsung masuk dan ikut mengantre. Ketika tiba gilirannya di petugas check in, tiket atas namanya dengan kode boking YUQIJI menggunakan pesawat dengan kode penerbangan JT 956 seharusnya terbang pukul 09.20 WIB.

“Saya harus pulang ke Nias. Sore ini orangtua saya dimakamkan. Tiket yang saya beli transit ke Kualanamu, Deli Serdang. Petugasnya tidak mau merespon keluhan saya,” katanya.

Pihak maskapai tidak memberikan jawaban. Wiyanti Santi Manao terus menangis sampai ke kantin sekitar bandara. Namun tak lama ada seorang ibu berusia sekitar 40 tahun menanyakan kepadanya dan merasa iba dengan nasib ibu muda itu. Wanita sekitar 40 tahunan itu memberikan uang sejumlah Rp1,8 juta untuk Wiyanti Santi Manao membeli tiket yang baru untuk terbang ke Kualanamu.

“Sudah ya bu. Saya bisa ngerasain apa yang ibu alami. Ini uang buat ibu beli tiket,” kata wanita yang belum diketahui namanya.

“Trimakasih banyak  ya bu, sudah bantu. Semoga Tuhan memberikan rezeki yang banyak. Terima kasih bu,” kata Wiyanti Santi Manao.

Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwaro memastikan Wiyanti Santi Manao bisa terbang. Namun, yang menjadi kendala, penerbangan Kualanamu, Medan ke Nias. Masih dikoodrinaikan apakah perbangan itu ada.

“Penerbangan daru Batam tujuan Medan sudah tidak masalah dan sudah bisa terbang sore ini (Jumat red) pukul 18.00 WIB,” ujarnya.

Namun, jika Wiyanti Santi Manao tidak bisa terbang ke Nias dari Medan, akan diinapkan di salah satu hotel di Medan. Besok, Sabtu (2/7/2016) Santi baru bisa terbang ke Nias pukul 05.00 WIB.

“Biaya penginapan di Medan ditanggung pihak Lion,” kata Suwarso.

Penulis : Boyke Fernando

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Related Posts

Fasilitas Pelabuhan Disalahgunakan, Mesin X-Tray Dijadikan Lapak Pedagang

1 April 2026

Pemilihan Ketua RW 008 Tiban Palem Resmi Dimulai, Dua Kandidat Siap Bertarung

1 April 2026

Sekda Batam Pimpin Rapat Prognosis, Target Pendapatan 2027 Capai Rp5,2 Triliun

31 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017

Ceramah 8: Dermawan, Salah Satu Tanda Umrah Mabrur

23 Mei 2018
Don't Miss
Bisnis
Bisnis

Fasilitas Pelabuhan Disalahgunakan, Mesin X-Tray Dijadikan Lapak Pedagang

1 April 2026 Bisnis

CENTRALBATAM.CO.ID, SIAK – Suasana tak biasa terlihat di Pelabuhan Domestik Mangkapan, Tanjung Buton, Kabupaten Siak, Provinsi…

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Pemilihan Ketua RW 008 Tiban Palem Resmi Dimulai, Dua Kandidat Siap Bertarung

1 April 2026

BP Batam Pastikan Kualitas Pelayanan Penumpang Pelabuhan Internasional Berjalan Optimal

31 Maret 2026

Sekda Batam Pimpin Rapat Prognosis, Target Pendapatan 2027 Capai Rp5,2 Triliun

31 Maret 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: centralbatam01@gmail.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

Fasilitas Pelabuhan Disalahgunakan, Mesin X-Tray Dijadikan Lapak Pedagang

1 April 2026

Pemilihan Ketua RW 008 Tiban Palem Resmi Dimulai, Dua Kandidat Siap Bertarung

1 April 2026

BP Batam Pastikan Kualitas Pelayanan Penumpang Pelabuhan Internasional Berjalan Optimal

31 Maret 2026
Most Popular

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017
© 2026 CentralBatam.co.id
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact Us
  • About

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.