CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Sekitar 17 kapal cepat alias speed boat, yang biasa menyeberangkan penumpang menuju pulau-pulau sekitar Kepri gagal berangkat dari Pelbuhan Domestik Sekupang (PDS), Batam, Rabu (5/7/2017) pagi.
Kapal-kapal cepat itu disebut tak mendapat izin untuk berlayar, dari Kepala Kantor Pelabuhan (Kakanpel) Batam, Bambang Gunawan.
Pantauan di Pelabuhan Domestik Sekupang, Batam, belasan kapal tampak bersandar di dermaga. Sementara sebagian lainnya tampak mengapung, tak jauh dari dermaga pelabuhan.
Akibat gagalnya keberangkatan 17 kapal dengan berbagai tujuan itu, ratusan penumpang tampak terlantar.
Ya, ratusan penumpang yang gagal berangkat itu tampak meneriaki petugas di loket penjual tiket. Seperti yang terjadi di depan loket tiket armada SB. Marina tujuan Pulau Burung, Tanjung Batu, Moro-Karimun dan beberapa daerah lainnya.
“Kenapa gak ada kapal yang berangkat? Padahal bersandar semua (kapal) di dermaga,” kata seorang calon penumpang yang gagal berangkat, sembari menunjuk barisan kapal yang bersandar di PDS Batam.
Tak hanya satu, puluhan diantara ratusan calon penumpang lainnya ikut menggerutu dengan keadaan itu.
“Kok gak ada pemberitahuan ke penumpang kalau keberangkatan ditiadakan? Kan tidak perlu capek-capek ke sini (PDS, red). Lihat lah, sekarang kami mau kemana? Gak tentu arah begini di pelabuhan,” tutur Rian, calon penumpang lainnya.
Hingga sekitar pukul 10.00 WIB, tak satupun kapal yang berani beranjak dari pelabuhan tersebut. Tampak puluhan operator dan nakhoda kapal hilir-mudik, di sekitar dermaga lantaran tak mendapat izin untuk melepas tali kapal.
“Gak bisa berangkat, belum ada arahan dari Kakanpel,” ucap seorang anak buah kapal (ABK).

![[Video] 17 Speed Boat Gagal Berlayar, Ratusan Calon Penumpang ‘Terlantar’ di Batam](https://i0.wp.com/centralbatam.co.id/wp-content/uploads/2017/07/maxresdefault.jpg?fit=755%2C425&ssl=1)