CENTRALBATAM.CO.ID, TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang bersama TNI dan Polri memastikan kesiapannya untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6 sampai 11 tahun di Kota Tanjungpinang pada Desember 2021 ini.
Namun, dalam pelaksanaannya Pemko Tanjungpinang masih menunggu arahan dari Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad.
“Kita menunggu arahan Gubernur sehingga pelaksanaannya nanti sesuai dengan arahan Gubernur,” ujar Koordinator Vaksinasi Covid-19 Kota Tanjungpinang, Riono usai rapat koordinasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 usia 6 sampai 11 tahun, di ruang rapat kantor Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk (PP), dan Keluarga Berencana (KB) Kota Tanjungpinang, Selasa (14/12/2021).
Terkit data, Pemko Pemko Tanjungpinang sedang melakukan pelengkapan data agar dalam pelaksanaannya nanti tidak terkendala dengan hal-hal yang sifatnya teknis,” tambah dia.
Riono mengatakan, berdasarkan data pokok pendidikan (Dapodik) yang terdaftar di Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, tercatat jumlah anak usia 6 sampai 11 tahun sebanyak 20.363 anak. Untuk siswa SD negeri sebanyak 15.528 anak dan swasta sebanyak 4.835 anak.
Jumlah tersebut, tidak termasuk anak yang tidak sekolah, siswa SLB, pesantren, Min/Mis, TK, sekolah tahfidz, paket, dan anak-anak panti.
“Jadi, data ini harus benar-benar valid agar jumlah sasaran anak usia 6 sampai 11 tahun sebanyak 24.831 yang ditetapkan pemprov Kepri mendapatkan vaksin,” ucap Riono.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri menjelaskan untuk pelaksanaan vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun ini, pihaknya sudah mendapatkan petunjuk teknis dari Kemenkes, tentunya ini akan kita laksanakan segera.
Menurut informasi, dalam waktu dekat ini, Pemprov Kepri juga akan melakukan pencanangan vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun.
“Setelah itu, akan dilanjutkan pencanangan di tingkat kota dan akan dilaksanakan secara serentak,” terang Sandri.
Sandri menuturkan, untuk teknisnya nanti, setiap faskes akan turun ke sekolah-sekolah. Artinya jemput bola supaya anak-anak tidak repot datang ke faskes.
“Puskesmas dibantu TNI dan Polri siap turun serentak ke sekolah-sekolah berdasarkan wilayahnya. Dengan pemerataan pembagian itu, diharapkan bisa tercapai sasaran vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Tanjungpinang,” ujarnya.
Jumlah sasaran 24.831 anak ini, Sandri menyebutkan diambil dari data Disdukcapil berdasarkan kelompok umur. Namun, dari jumlah tersebut, mungkin ada anak-anak yang tidak bersekolah, anak PAUD, dan belum sekolah.
Untuk itu, pihaknya berkoordinasi dengan Camat, Lurah, RT dan RW dibantu Babinsa serta Bhabinkamtibmas untuk mendata anak-anak yang tidak sekolah.
“Kalau anak sekolah kita koordinasi dengan disdik. Sisanya itu, kita sisir seluruh anak usia 6 sampai 11 tahun di setiap kelurahan,” pungkasnya.(setianus zai/ndn)

