CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Penyebaran covid-19 di berbagai wilayah di Indonesia yang begitu cepat membuat sejumlah kepala Daerah terus berlomba melakukan berbagai upaya untuk mencegahnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membasmi virus itu begitu hadir di suatu tempat.
Seperti analisi para dokter dari penjuru dunia, satu orang saja yang terjangkit virus ini bisa menyebabkan ratusan ribu orang lain terjangkit. Dan salah satu cara memutus mata rantai penyeberan virus ini dengan melakukan sosial distancing dan penyemprotan area sekitar dengan cairan disinfektan dan menjaga kebersihan sekitar.

Mengingat penyebaran virus ini begitu cepat, tentu semua pihak libatkan untuk perang melawan virus asal Wuhan, Cina itu. Salah satu hal penting yang tidak boleh dilupakan adalah pasukan khusus atau Satgas yang akan bertugas membasmi keberadaan corona di wilayah sekitar. Kemudian menangani permasalahan virus yang sedang menghantui warga dunia itu.
Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan, dalam waktu dekat akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) dalam pencegahan dan penanganan mulai dari kecamatan, Desa dan Kelurahan hingga RT dan RW.
“Satgas ini bertugas untuk baik dalam pencegahan maupun penangan. Dan ini kita lakukan mulai dari tingkat bawah yakni RT dan RW serta seluruh lapisan masyarakat,”ujar Apri, Senin (6/4).
Lebih lanjut Apri mengatakan, Satgas akan mengkoordinasikan pencegahan dan penanganan covid-19 di wilayah masing-masing. Kemudian, mereka jgua akan melaporkan secara berjenjang serta tindak lanjut yang terkait kegiatan dilaksanakannya.
Mereka ini juga diharuskan berkoordinasi dan bersinergi dengan unsur Polri/TNI setempat dan lembaga lembaga yang ada di kecamatan dan desa guna memaksimalkan pencegahan dan penanganan penyebarluasan virus corona.

“Kita akan membentuk Satgas kecamatan menjadi 3 wilayah yaitu Bintan Utara, Gunung Kijang dan Bintan Timur. Masing-masing Satgas akan mengkoordinir 3 kecamatan ,” jelas Apri.
Masih kata Apri, masing-masing Satgas di Kecamatan diminta segera membentuk Kantor Sekretariat. Selain itu, membentuk susunan pengurus nya masing-masing dalam penugasan dilapangan. Selain itu, Satgas juga memiliki gudang masing-masing yang difungsikan untuk penempatan barang-barang logistik yang diperlukan bagi penanganan Covid-19.
“Jadi saya minta seluruh jalur keluar masuknya barang digudang itu tercatat secara administrasi. Barang-barang bantuan yang diterima dan keluar juga harus diketahui Camat, Danramil dan Polsek setempat sebagai fungsi pengawasan. Sehingga nantinya tidak ada barang yang diselewengkan bagi kepentingan pribadi ,”pungkasnya. (Ndn)

