BERBAGI

CENTRALBATAM.CO.ID, JAMBI-Berjaya dan berjuang, hingga detik terakhir dalam membanggaan nusa dan bangsa. Itulah setidaknya istilah yang tepat, bagi anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Serai Serumpun, Kabupaten Tebo, Jambi, Agung Zainal Abidin yang meninggal dunia.

Remaja berusia 16 tahun ini mendadak lemas dan mengeluh sakit, setelah selesainya upacara penurunan bendera merah putih di Kecamatan Sungai Serumpun. 

Dia meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit, Rabu (17/8/2016) sekitar pukul 21.00 WIB. Sebelumnya, Agung sempat dirawat di Puskesmas setempat dan dirujuk ke RSUD Sultan Thaha Saifudin di Muara Tebo.

“Awalnya anggota Paskibraka ini mengeluh lemas, setelah ditangani Puskesmas dia dirujuk ke rumah sakit di Muara Tebo, namun akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 21.00 WIB,” jelas Wakapolres Tebo Kompol Ali Sadikin, Kamis (18/8/2016).

“Kemungkinan dia meninggal dunia karena sakit,” tambah Ali Sadikin.

Kata Ali Sadikin, jenazah Agung Zainal Abidin sudah dibawa pulang oleh keluarganya. Jenazah malam ini disemayamkan di rumah duka di Sungai Serumpun.

Informasi anggota Paskibraka Kecamatan Sungai Serumpun meninggal dunia ini juga diunggah ke media sosial facebook. Akun bernama Jawir Hafizi mengunggah foto jenazah Agung Zainal Abidin di rumah duka. Unggahan foto ini mendapat tanggapan puluhan netizen. Hampir semuanya menyatakan ikut berduka cita dan menanyakan kenapa anggota Paskibraka tersebut meninggal dunia.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan