BERBAGI
Safina Rifanti, saat memperlihatkan surat laporan kehilangan dari kepolisian | Foto : Ned

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Safina Rifanti (21), warga perumahan Buana Raya, Kecamatan Sagulung, Batam ini mengaku rugi besar usai menerima kedatangan seorang tamu di kediamannya, (23/3/2017) sore lalu.

Bukan karena permintaan sang tamu yang berlebihan, namun ia mengaku kehilangan beberapa barang sesaat setelah tamu tersebut pamit‎ pulang.

Dia yang dikonfirmasi tim Central Batam mengatakan, bahwa tamu tersebut merupakan rekan sebangku sekolahnya terdahulu.

“Jadi, ada tamu. Nah, tamu itu kawan saya saat SMK dulu. Namanya Riri Winata, memang sudah lama ga jumpa. Tapi ya begitulah, saat dia pamit pulang, baru saya sadar kehilangan beberapa barang,” kata Fanti, Sabtu (25/3/2017) sore.

Awalnya, ia tak sama sekali curiga dengan rekannya‎ itu. Fanti kemudian mengajaknya masuk ke ruang tamu dan duduk untuk beberapa saat. Tak berselang lama, sang tamu tak diundang itu mulai terihat gelisah.

Tak jauh dari posisi duduk keduanya, Fanti sempat mengisi ulang baterai (charge) telepon genggamnya. Karena rekannya itu tak kunjung pulang, ia pun bingung dan memilih untuk menanyakan maksud kedatangannya.

“Nah, katanya cuma mau bertamu saja. Tapi saya memang ga ada ngundang. Beberapa kali dia memang sempat ke kamar mandi dan beberapa kali juga saya ke kamar untuk ambil sesuatu,” terangnya.

“Saat saya di kamar, di lantai dua. Riri pamit sama ibu saya. Katanya mau pulang. Dan ibu saya izinkan, karena memang itu hal wajar. Tapi semuanya berubah ketika dia pulang. Saya baru sadar kalau Hp (handphone, red) hilang,” imbuhnya.

Baca Juga:  Polres Bintan vs Polsek Jajaran: Skor 2-1
Safina Rifanti, saat memperlihatkan surat laporan kehilangan dari kepolisian | Foto : Ned

Merasa penasaran, ia mencoba mencari hp yang semula di-charge di tempat yang tak jauh dari posisi duduk sang tamu tersebut. Fanti pun berulang kali menghubungi nomor pada telepon yang dimaksud, namun tak mendapat jawaban dan akhirnya tak lagi aktif.

“Iya, ga aktif lagi. Saya pun langsung buat laporan ke Polsek. Selain Riri, ga ada lagi yang datang ke rumah. Ada dua Hp yang hilang,” sebutnya.

Setibanya di Mapolsek Sagulung, beberapa penyidik pun langsung meminta keterangan dan foto tamu yang dimaksud oleh Fanti. Dia pun kaget, dengan pernyataan beberapa polisi yang menegaskan bahwa orang yang ada di foto tersebut memang menjadi target pencarian dengan laporan serupa.

“Bukannya menuduh, tapi menduga. Dan polisinya bilang begitu. Dia sedang dicari banyak orang,” pungkasnya.

Atas kejadian itu, korban mengaku merugi hingga Rp 3.050.000,- lantaran kehilangan satu unit hp merk Xiomi warna gold dan satu unit hp merk Samsung Tab 3 warna putih.

Total kerugian itu diketahui, berdasarkan surat laporan korban bernomor STPLP/167/III/2017/Kepri/Resta BRLG/SPK-Sek SGLG yang diterima dari jajaran kepolisian di Mapolsekta Sagulung.

“Semoga pelakunya bisa ditangkap, biar ga ada korban-korban selanjutnya. Yang jelas, selain Riri, ga ada orang lagi yang datang ke rumah,” tutup Fanti.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY