BERBAGI
Posko yang digunakan oleh SAR melakukan penyisiran

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN -Seorang pria lanjut usai, Suhendro alias Tekia (83) warga Buyung, Desa Bintan Bunyu dikabarkan hilang sejak Senin (30/1/2017) saat ia pergi memancing tidak jauh dari rumahnya.

“Dia (Tekia) hilang sejak empat hari yang lalu,” ujar Iyan salah satu teman keluarga korban ditemui di Jembatan Kangboi, Kamis (2/2/2017)

Hilangnya Tekia ini diduga tenggelam. Pasalnya, saat tim Rescuer, Reza dari Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) melakukan penyisiran, mereka menemukan perahu yang digunakan oleh Tekia waktu berangkat memancing.

“Tadi waktu tim rescuer yang bertugas pagi melakukan penyisiran disekitar lokasi, mereka menemukan perahu korban jauh dari lokasi yang diperkirakan korban tenggelam,” ujar Reza.

Baca Juga:  Polres Bintan vs Polsek Jajaran: Skor 2-1

Reza menjelaskan, meskipun Tekia tlah hilang sejak 4 hari yang lalu, namun baru tadi pagi Basarnas Tanjungpinang mendapat laporan. Begitu mendapat laporan kata Reza, Basarnas langsung menerjunkan satu tim disertai peralatan lengkap.

“Informasinya hilangnya sejak 4 hari lalu. Tapi baru tadi pagi kita mendapat laporan. Begitu mendapat laporan, kita langsung terjun ke lokasi,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Reza, hingga malam ini ada tim Rescuer terus melakukan upaya pencarian hingga 6 hari kedepan. “Malam ini masih ada tim sedang menyisir sungai Buyung tempat korban diperkirakan tenggelam,” ungkapnya.

Masih kata Reza, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Search And Rescue (SAR) penyisiran akan dilakukan hingga 7 hari. Apabila dalam jangka tersebut tidak ditemukan maka pencarian akan dihentikan.

Baca Juga:  Tidak Kantongi IMB, Camat Katang Bidara Minta Dinas Perizina Blacklist Kotage Kwansend Dan Hasim

“Kita sih ingin sampai korban ditemukan, namun sesuai SOP SAR, jika ditemukan selama waktu sesuai SOP maka pencarian akan dihentikan,” pungkasnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY