CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Semua keputusan yang diambil memiliki sisi positive dan negative baik itu bagi diri sendiri, maupun bagi orang lain. Banyak orang mengambil keputusan hanya demi kepentingan orang lain.
Namun sebagian kecil lainya mengambil sebuah keputusan yang justru merugikan diri sendiri demi kepentingan orang banyak. Dan mereka yang mengambil keputusan seperti ini bisa dikatakan sebagai seorang pancasilais. Karena salah satu nilai yang terkandung dalam jiwa pancasilais adalah mengutamakan kepentingan umum daripada pribadi atau golongan.
Masyarakat Bintan tentu wajib bersyukur lantaran masih memiliki putra daerah yang memiliki jiwa pancasilais yang tinggi. Dia adalah Bupati sekali calon Bupati Bintan, Apri Sujadi.
Sikap pancasilais ini tunjukan Apri Sujadi dengan menghormati keputusan PDI-P keluar menjadi salah satu pengusung pada kontes pilkada 2020 ini. Padahal, secara pribadi dengan hilangnya dukungan PDI-P itu tentu mengurangi daya tarik terhadap Apri Sujadi-Roby Kurniawan.
Meskipun demikian, Apri mengatakan tidak masalah. Karena menurutnya, nilai demokrasi harus dijunjung tinggi.
“Saya sangat menghormati nilai-nilai demokrasi, ini bagian memperkaya demokrasi,” ungkap Apri Sujadi ditemui di sela-sela kegiatan pasar tumpah di Desa Toapaya Selatan, Minggu (13/9).
Sebagai calon bupati Bintan, dirinya telah mengikuti tahapan demi tahapan dan proses penjaringan yang dibuka partai politik (parpol).
“Kita tidak pernah memotong kompas dalam sebuah proses. Saya mengikuti mulai dari bawah, mulai dari pendaftaran partai politik,” katanya.
Ia juga mengapresiasi langkah-langkah terbaik yang dilakukan partai politik dan KPU Bintan.
“Artinya kita semua berpikir untuk kebaikan Bintan,” ujarnya.
Terakhir ia mengatakan, persaingan saat ini merupakan sebuah hal yang biasa.
“Saya tetap optimis menghadapi Pilkada Bintan 2020,” ujar Ketua Partai Demokrat Kepri. (Ndn)

