BERBAGI
Komisi IV DPRD Batam saat sidak di PT Citra Siphiyard Batam, Rabu (19/8/2020).

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Tumbur Sihalolo, geram dan langsung keluar dari ruang rapat PT Citra Siphiyard Batam, Rabu (19/8/2020).

Tumbur, geram mendengar pembelaan dari pihak PT Citra Siphiyard yang mengatakan bahwa Bonto, karyawan PT Citra yang mengalami kecelakaan kerja, diputus kontraknya karena karyawan tersebut belakangan di ketahui mengidap penyakit kanker otak.

Mendengar pemaparan tersebut, Tumbur langsung angkat bicara dan meminta waktu untuk menyampaikan masukan dari dirinya.

“Izin ketua, saya mau tanyakan tiga hal kepada pihak perusahaan, apakah saat perekrutan karyawan tidak ada tes kesehatan atau rekomendasi dari pihak kesehatan,” kata Tumbur.

Baca Juga:  Nuryanto Soroti Kinerja BUMD Batam, Perlu Keseriusan untuk Membenahi Kinerja

Dia juga mengatakan perusahaan biasanya sebelum menerima karyawan ada namanya kontrak kerja, dan sebelum menerima karyawan tentu ada namanya persyaratan.

“Kita sangat miris, karyawan sudah mengalami kecelakaan, ini malah pihak perusahaan memvonis karyawan yang di keluarkan menderita penyakit kanker otak,” kata Tumbur.

Tumbur, meminta kepada tim sidak dari Komisi IV DPRD Kota Batam, agar dilakukan hearing di DPRD Kota Batam.

“Saat ini kita sidak, kita sudah melihat dan mendengar jawaban mereka. Tetapi semuanya masih secara lisan. Jadi lebih bagus kita laksanakan hearing, agar pihak perusahaan membawa data, baik kontrak karyawan yang bersangkutan, rekam medis, dan juga pengobatan yang sudah dilakukan. Biar semuanya terang menderang,” kata Tumbur.

Baca Juga:  Diduga Sarat Mark Up, Forkorindo Kepri Soroti Pengadaan Mobil Jenazah

Setelah memberikan masukan tersebut Tumbur langsung keluar dari ruang rapat dan mimilih di luar kantor PT Citra Siphiyard.

Tumbur, mengatakan tidak ada yang perlu dibahas lagi dengan pihak perusahaan.

“Kita kesini sidak, hanya memastikan apa benar ada kecelakaan sesuai laporan masyarakat. Kalau sudah jelas, apalagi yang diperpanjang. Ya nanti di hearing aja,” kata Tumbur.(ian)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan