BERBAGI
Hari pertama kerja pasca Idul Fitri, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi meninjau Pelabuhan Batu Ampar, tepatnya di Dermaga Utara, Senin (17/5/2021) pagi.

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Hari pertama kerja pasca Idul Fitri, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi meninjau Pelabuhan Batu Ampar, tepatnya di Dermaga Utara, Senin (17/5/2021) pagi.

Dalam tinjauannya ini, ia tak sendirian didampingi oleh Deputi IV BP Batam, Syahril Japarin, Direktur Pelabuhan BP Batam, Nelson, Direktur Infrastruktur Kawasan BP Batam, Imam Bahroni dan Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar,

“Sengaja kita hadir untuk mengecek kesiapan Pelabuhan. Sesuai perintah Pak Presiden, Wakil Presiden dan Pak Menko Perekonomian bahwa Pelabuhan ini harus bersih. Tak ada lagi gudang-gudang yang berdiri di Pelabuhan ini. Alhamdulilah, sudah mulai bersih, janjinya tanggal 25 Mei paling lambat akan bersih semua,” ujar Rudi usai meninjau.

Diakuinya, Pemerintah Pusat meminta BP Batam agar mengubah Pelabuhan Batu Ampar menjadi Pelabuhan yang modren dan lebih baik. Seperti misalnya di tingkat Indonesia adalah Pelabuhan Priok.

Baca Juga:  PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemko Batam Mulai Giatkan Tes Antigen Massal bagi Warga

BP Batam sudah menyiapkan perencanaan pembangunan Pelabuhan. Pembangunan ini dilakukan secara bertahap dan menggunakan anggaran berjalan.

“Saya meninjauh semuanya. Bukan hanya kontainer, melainkan crane, gudang semuanya. Karena keuangan terbatas step by step akan kita lakukan,” kata Rudi.

Ia melanjutkan adapun yang akan dibuat dalam waktu dekat di Pelabuhan Batu Ampar yakni, alat untuk mengangkat barang dan tempat parkir kontener.

Sehingga sisi keamanan Pelabuhan kedepan akan semakin ditingkatkan. BP Batam akan membuat pagar di seluruh wilayah Pelabuhan.

“Dalam aktivitas Pelabuhan ini, tak boleh lagi orang yang tak punya kepentingan masuk kesini karena BP Batam bertanggungjawab tentang barang-barang di sini,” katanya.

Sebelumnya juga, lanjut Rudi, Menteri Luhut juga sudah membentuk BLE (Batam Logistik Ekosistem). Tak hanya sistemnya saja, tempat untuk sistemnya akan dibuat. Salah satunya adalah fasilitas.

Baca Juga:  Peduli Nelayan Yang Terdampak PPKM, Kapolres Bintan Bagikan Sembako

“Sistem ini harus berjalan. Misalnya kapal A bongkar jam sekian, ia bisa menghitung waktu, jam berapa masuk, jam berapa dibongkar, dan jam berapa dia keluar. Ini adalah efesiensi waktu untuk mereka,” katanya.

Kalau pelayanan dan fasilitas yang baik telah diberikan, Rudi meyakini aktivitas dan volume bongkar muatnya akan semakin meningkat. Itulah yang menjadi tujuan BP Batam membangun pelabuhan tersebut.

Menurut Rudi target penyelesaian Pelabuhan Batu Ampar ini tak terlepas dari penganggaran. Selain anggaran dari BP Batam, pihaknya juga mencari investor dari luar negeri yang bersedia bergabung. Sehingga pembangunan bisa lebih cepat.

“Kalau tidak mungkin akan bertahap. Pak Syahril sudah membuka peluang siapa yang mau bergabung untuk berinvestasi,” katanya.

Baca Juga:  15 Pasien Covid-19 Meninggal, Batam Tambah 350 Kasus Positif

Adapun target pekerjaan yang akan diselesaikan dalam 2021 ini di Pelabuhan Batu Ampar yakni, perbaikan pelabuhan, pembongkaran, siwai akan disemenisasi dan selesai November mendatang. Pihak sudah mengkontrak kontainer crane sebanyak 2 unit, pengerukkan dan pendalaman alur.

“Terakhir kami lelang kontener crane tahun ini. Jadi pengadaannya tahun depan. Dari kita tahun depan,” katanya.

Sementara itu, untuk Dermaga Selatan Pelabuhan Batu Ampar juga sedang dalam proses. Kedepan seluruh perkantoran yang ada di dalam Pelabuhan Batu Ampar akan dipindahkan keluar.

“Di dalam betul-betul aktivitas bongkar muat saja,” katanya.(dkh)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan