BERBAGI

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Ratusan personel berasal dari unsur TNI-Polri, Satpol PP dan Ditpam BP Batam yang diterjunkan ke kawasan hutan Duriangkang, Batam tampak membuat lubang raksasa, Rabu (12/4/2017) siang.

Lubang menganga itu dibuat, dengan bantuan ekskavator. Lokasinya pun tida jauh dari daerah tangkapan air (DAM) Duriangkang.

Usut punya usut, pembuatan lubang tersebut digagas untuk memusnahkan dan mengubur sekitar 520 ekor ternak babi‎. Ternak tersebut, merupakan kepunyaan warga sekitar yang diternakkan di lokasi itu.

Humas Badan Pengusahaan (BP) Batam, Andi Antono turut membenarkannya. “Itu lubang untuk wadah pembakaran. Jadi nantinya (babi) akan dibakar dan dikubur di lubang itu,” tegas Andi Antono, saat dikonfirmasi, Rabu (12/4/2017) siang.

Beberapa petugas yang diterjunkan tampak menembaki satu persatu babi yang berkeliaran di sekitar hutan tersebut. Beberapa diantaranya tampak mengangkat hewan ternak yang mati ditembak.

“Setelah ditembak, langsung kita masukkan ke lubang. Nanti, jika sudah terkumpul semua baru kita bakar. Lalu dikubur,” kata Roni, salah seorang petugas.

Hingga saat ini proses penertiban tengah berlangsung. Sebagaimana diketahui, jumlah ternak yang ada di sekitar Duriangkang, berdasarkan data dari Ditpam BP Batam berjumlah 1.841 ekor.‎

Dalam beberapa kali pemberitahuan, jumlahnya kian menyusut. Meski demikian, keberadaan ternak itu dianggap meresahkan karena disebut mencemari pasokan air di wilayah itu.

“Untuk mengembalikan baku mutu lingkungan dan air, terpaksa kita tertibkan,” tegas Andi.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY