CENTRALBATAM.CO.ID, PEKANBARU – Sejak kaburnya ratusan penghuni rumah tahanan (Rutan) Sialang Bukuk, Pekanbaru, Riau, jajaran Polres Kampar sudah menangkap 11 orang. Merekapun sudah diserahkan kembali ke pihak Rutan.
Ke-11 tahanan Sialang Bungkuk itu ditangkapi sejak baru kabur, yakni Jumat kemarin. “Sejak kabur hari Jumat lalu, hingga sekarang sudah ada 11 orang yang kita amankan,” kata Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardy, Minggu (7/5/2017).
Dia merinci, awalnya 4 orang penghuni Rutan Pekanbaru yang ditangkap di Kecamatan XIII Koto Kampar yang berbatasan dengan Sumatera Barat. Selanjutnya, ada 4 orang lainnya ditangkap tim Polsek Penghentian Raja.
Lalu, 1 orang ditangkap di Polsek Siak Hulu, 1 di Polsek Tapung dan 1 Polsek Kampar Kiri Hulu. “Mereka ada juga yang diserahkan pihak keluarganya. Sisanya terjaring razia serta informasi dari masyarakat,” kata Edy.
Berikut daftar para penghuni Rutan yang ditangkap Polres Kampar:
1. Riko Saputra (32), Alamat Jalan Suka Makmur No 8 Pekanbaru, ditangkap Polsek XIII Koto Kampar.
2. Guna Hariandi Simanjuntak (27), alamat Pekanbaru, ditangkap Polsek XIII Koto Kampar.
3. Hengki Putra (31), alamat Pekanbaru, ditangkap Polsek XIII Koto Kampar.
4. Ade Novri (25), alamat Pekanbaru, ditangkap Polsek XIII Koto Kampar.
5. Hendra bin Arifin (29), alamat Jalan Teropong Panam, Pekanbaru, ditangkap Polsek Tambang.
6. Amirudin (32), alamat Desa Teratak Buluh, Kecamatan Siak Hulu, menyerahkan diri ke Polsek Perhentian Raja.
7. Suci Hadi Winata (22), alamat Desa Pantai Raja, menyerahkan diri ke Polsek Perhentian Raja.
8. Bayu, (28), alamat Jalan Kandis Harapan Raya, ditangkap anggota Polsek Siak Hulu dan diserahkan ke Polsek Tenayan Raya Pekanbaru.
9. Nasri (30), alamat Desa Simalinyang Kecamatan Kampar Kiri Hilir, ditangkap Polsek Perhentian Raja.
10. Ahmad Bandi Afriadi (28), alamat Desa Kuala Semundam Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, ditangkap Polsek Perhentian Raja.
11. Alirman alias Aler (32), alamat Desa Simalinyang, Kecamatan Kampar Kiri Tengah, ditangkap Polsek Kampar Kiri Hilir.
Meski telah ditangkapi, masih ada ratusan tahanan yang dinyatakan belum tertangkap. Hingga malam ini pula, pengejaran ratusan tahanan itu terus diburu untuk mempersempit ruang geraknya. “Masih diburu,” tandasnya.

