BERBAGI
Penampakan diduga ketua kelompok bersenjata MIT, Santoso yang diduga tewas dalam baku tembak dengan tim satgas | Foto : Dok Polda Sulawesi Tengah

CENTRALBATAM.CO.ID, SULTENG-Dalam baku tembak dipedalaman hutan Poso Pesisir Selatan, dua orang kelompok teroris yang salah satunya diduga Santoso alias Abu Wardah, tewas ditembak oleh tim satgas Tinombala.

Dengan keberhasilan ini, satgas Tinombala masih harus berupaya mencari sebanyak 19 anggota jaringan MIT lainnya yang disinyalir masih berada dipedalaman hutan sekitar pegunungan ‎Poso Pesisir Selatan.

“Masih ada 19 lagi, termasuk salah satunya etnis Uighur,” ujar Kapolda Sulteng Brigjen Rudy Sufahriadi, Senin (18/7/2016).

Penampakan data salah satu teroris kelompok MIT yang tewas dalam baku tembak dan diduga sebagai Santoso | Foto : Dok. Polda Sulawesi Tengah
Penampakan data salah satu teroris kelompok MIT yang tewas dalam baku tembak dan diduga sebagai Santoso | Foto : Dok. Polda Sulawesi Tengah

Dari total 21 anggota teroris tersebut, menurut Rudy, kelompok itu terpecah menjadi 2 kelompok.

“Satu kelompok berjumlah 5 orang dan berada di bawah kepemimpinan Santoso dan Ali Basri sedangkan, 16 lainnya di bawah Ali Kalora yang berada di wilayah Tamanjeka, Poso. Nah yang 5 orang ini ketika baku tembak terjadi itu sedang berada di pinggir aliran air,” ujarnya.‎

Baca Juga:  Terapkan Mutu MBS Potlot, Target Hingga September PT GMM akan Giling 400 Ribu Ton Tebu
Ilustrasi perburuan kelompok bersenjata MIT | Foto : Cr2
Ilustrasi perburuan kelompok bersenjata MIT | Foto : Cr2

Satgas Tinombala terlibat baku tembak dengan kelompok teroris jaringan Santoso pada pukul 17.00 WIT. Dari 5 orang yang terlibat baku tembak itu, dua tertembak mati, sedangkan 3 orang lainnya melarikan diri.

“Tim akan terus melakukan pengejaran, hingga kelompok teroris bersenjata ini dibekuk seluruhnya,” pungkasnya.‎

 

Penulis : Cr2

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan