CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Masyarakat di sekitar Kecamatan Gunungkijang mulai geram terhadap PT BAI karena sering mengimpor Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok di tengah Pandemic Covid-19. Pasalnya, masyarakat yang bekerja di PT itu yang habis masa kontrak kerja justru tidak disambung dan digantikan oleh pekerja asing yang merupakan asal Covid-19, Wuhan, Cina.
“Kami meminta Pemerintah segera memulangkan seluruh TKA asal Tiongkok di PT BAI. Kalau pemerintah Bintan tidak sanggup karena wewenang tidak ada di sana, biar kami yang usir. Kami mau hidup tanpa baying-banyangan virus corona,” ujar Heri perwakilan Masyarakat Kawal, dan Dolla perwakilan dari Kampung Galang Batang, Rabu (1/4).
Lebih lanjut kedua perwakilan dari dua Desa itu mengungkapkan alasan kenapaTKA itu harus dipulangkan Negara asal. Pertama bisa saja membawa masuk virus ke Bintan dan yang kedua masih banyak warga Bintan yang menganggur.
“Jadi kami tegaskan sekali lagi, harus dipulangkan atau kami yang usir karena ribuan warga siap turun mengawal pemulangan para TKA itu. Memang sekarang mereka belum terlihat terjangkit, tapi bagaimana setelah dua minggu ke depana? Kan virus ini baru terdeteksi setelah dua minggu,” tegasnya Heri diamini Dolla.
Sementara itu, Wakil Sekertaris PB PMII Bintan, Zainal Abidin juga ikut menyoroti masuknya TKA ke wilayah Bintan. Namun, ia tidak menyalahkan Pemerintah Bintan lantaran wewenang untuk memasukan orang asing ke Bintan ada di Timpora Imigrasi.
“Saya setuju dipulangkan, tapi permasalahan saya apa kerja Tim Pengawas Orang Asing (Timpora) kita selama ini kok sampai lolos itu TKA,” kata Zaenal.
Masih kata Zaenal, organisasi manapun di Bintan termasuk masyaratakat sendiri sudah tidak tahan lagi sikap PT BAI yang terkesan arogan. Pasalnya, menurut Zaenal informasi masuk TKA ke PT BAI itu bukan hanya kali saja. Namun para pekerja di PT itu takut buka suara lantaran takut di pecat

.“Beberapa waktu lalu di media menyebut ada TKA asal Cina masuk. Nah, sekarang masuk lagi apa makssudnya? Kita ngumpul di warung kopi saja di bubarkan, berpergian saja kita dibatasi di Negara sendiri. Lalu kenapa sama TKA Tiongkok pemerintah lemah? Makanya saya bilang, kami bersama masyarakat siap turun ke PT BAI hingga belasan ribu orang,”jelasnya.
“Ini sama, pulangkan semua TKA asal Tiongkok itu ke Negara asal atau masyarakat sendiri yang usir,” (Ndn)

