CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Berdasarkan Realisasi penerimaan Hibah dari Kabupaten Bintan sampai dengan september 2017, terdapat dana Rp 100 juta untuk Persatuan Jurnalistik Kabupaten Bintan.
Anggaran itu memang tidak bisa diproses karena admin tidak lengkap. Namun yang diherankan, anggaran itu sama sekali tidak pernah dibahas oleh seluruh anggota yang ada di organisasi PJB.
Menanggapi permasalahan ini, salah satu oknum wartawan inisial R langsung melakukan pertemuan di salah satu kedai kopi TKP depan BP Bintan, kemarin (12/10) kemarin sore.
Dalam paparannya, oknum wartawan itu mengaku ia yang mengajukan hibah Rp 100 ke Bupati Bintan, Apri Sujadi secara pribadi untuk kepentingan Organisasi PJB.
“Terkait hibah tadi, saya minta secara pribadi ke Apri. Diruangan dia,” ujar R.
Lebih lanjut ia menjelaskan alasan tidak melibatkan wartawan lain karena lobby. “Kanapa saya tidak melibatkan kawan-kawan, karena lobby. Masakan kita rame-rame datang kesana,” ujarnya menjelaskan.
Selain lobby masalah hibah, ia mengaku melobi beberapa hal lain kepada pejabat. “Jadi anggaran itu tidak pakai proposal langsung ke Apri. Tapi tidak bisa diproses karena administrasi kita belum selesai,” tegasnya.
Sementara itu, Sekda Pemkab Bintan, Ady Prihantara saat ditanyai kenapa anggaran hibah diputuskan oleh Bupati dan Sekda. Ady memilih bungkam. (Ndn)

