CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Beberapa minggu terakhir, masyarakat Bintan sempat kuatir penyebaran virus corona atau COVID-19 dari Singapura. Pasalnya, pemerintah negara itu sempat mengeluarkan status orange yang berarti darurat.
Akibat kenaikan status kuning ke orange membuat salah satu travel membatalkan kunjungan ke Bintan.
Sebagai salah satu Negara yang menerima kunjungan terbesar di ASEAN, membuat Singapura tidak tinggal. Pemerintah setempat terus berupaya agar penyebaran virus itu tidak menghambat ekonomi dibidang wisata.
“No worries, our government has control well the virus. As you know, here we are di Bintan right now. It’s mean we are not suffering from covid (Tidak perlu kuatir karena pemerintah kami sudah mengontrol dengan baik virus itu. Karena itu kami disini sekarang yang berarti kami tidak tertular covid-19),” kata Faisal ditemui di salah satu Resort di Bintan, Senin (2/3).
Faisal menjelaskan, pemerintah Singapura sangat ketat dalam pengawasan virus yang saat ini ditakuti dunia itu. Pintu masuk dan keluar dari Singapura di jaga oleh tenaga medis yang profesional serta tehnology yang tinggi.
Hal ini yang membuat penyebaran coronavirus di Negara kedua terkecil di Asia itu sangat lamban. (Ndn)

