BERBAGI
Duta Besar Kuwait untuk Indonesia, Abdulwahab Abdullah Al-Sager menyatakan ketertarikannya terhadap Batam yang disampaikan saat menemui Walikota Batam M Rudi dan Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, Jumat (12/5/2017) / Foto Humas Pemko Batam

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Duta Besar Kuwait untuk Indonesia, Abdulwahab Abdullah Al-Sager menyatakan ketertarikannya terhadap Batam. Fasilitas Free Trade Zone (FTZ) yang dimiliki Batam menjadi perhatian khusus negara middle east kaya minyak tersebut.

Hal ini disampaikan Abdulwahab saat bertemu Walikota Batam Muhammad Rudi di Kantor Walikota Batam, Jumat (12/5/2017).

“Kami sangat tertarik dan ingin belajar mengenai status FTZ di Batam”, ujar Dubes Kuwait.

Ia menambahkan manfaat dari kunjungan ini untuk mendapatkan gambaran mengenai fasilitas FTZ di Batam yang nantinya dapat diaplikasikan di daerah kuwait dimana pemerintah Kuwait ingin mengembangkan daerah serupa di kawasan pelabuhan Mubarrak Al Kabir.

Abdulwahab juga berharap adanya hubungan baik antara pemerintah Kota Batam dengan Gubernur Kuwait pada khususnya mengenai hubungan antar pemerintah daerah sehingga mampu menciptakan sinergi dan saling bertukar informasi.

Baca Juga:  Kadinkes Bintan Sebut 1.331 Nakes akan Terima Vaksin Gratis.

“Kami memiliki program sister city yang diharapkan mampu mempererat hubungan antar pemerintah daerah”, tambahnya.

Dari sisi investasi antara Kuwait dan Indonesia sebut Dubes Kuwait telah terjalin Majelis Dagang Indonesia Kuwait yang diprakarsai oleh masing-masing Kementerian Luar Negeri.

Sementara itu Walikota Batam Muhammad Rudi mengatakan pentingnya pengaturan regulasi yang jelas sejak di awal apabila Pemerintah Kuwait ingin menerapkan kawasan dengan status FTZ dalam pengelolaannya.

Untuk di Batam sebut Rudi telah terjadi kesalahan mekanisme sejak awal sehingga menyebabkan permasalahan yang cukup rumit dikarenakan adanya dualisme kewenangan.

“Di batam ini ada pemko batam dan badan layanan usaha bp batam yang mengelola FTZ. Bila kuwait ingin menerapkan ini jangan sampai BLU mempunyai power untuk memerintah cukup mengurusi investasi saja. Contohnya dubai bagus pengelolaannya”, sebut Rudi yang dalam pertemuan tersebut didampingi oleh Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad.

Baca Juga:  Viral, Trio AKP Polisi Polres Bintan Ini Jadi Pahlawan Banjir

Walikota Batam berharap nantinya antara pemerintah Kota Batam dan pemerintah daerah di Kuwait mampu saling bersinergi khususnya mengenai investasi dan kerjasama-kerjasama lainnya.(r/ctb)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY