CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Dinas kesehatan Propinsi Kepri mengatakan pihaknya terus mengebut program vaksinasi covid-19. Hal ini untuk menurun laju penyebaran covid-19.
Ia menjelaskan, saat ini program vaksinasi di Kepri masih di bawah 10 persen yakni 8.8 persen.
Menurutnya, laju penyabaran covid-19 bisa turun hingga 50 persen apabila masyarakat semua sudah di vaksin.
“Sementara kita (Kepri-red) baru 8,8 persen. Tapi Agustus ini kita kejar hingga 50 persen,” uungkapnya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Pasar Tani Toapaya, Rabu (19/5).
Untuk mensukseskan program itu, 14 ribu lebih dosis vaksin langsung didistribusikan ke kabupaten/kota se-Kepri. Bintan sendiri menerima 2.000 dosis. Bisri juga mengaku jika penyerapan vaksinasi di Kepri cukup baik dibanding daerah lain.
“Kita kejar terus, pelaporannya kan secara online. Jadi pusat bisa melihat ketersedian vaksin kita, kalau sudah menipis langsung dikirim lagi dari pusat. Makanya kita kejar target Agustus bisa 50 persen,” timpalnya.
Vaksin yang digunakan pun masih jenis Antrazeneca seri C548. Namun, Bisri menegaskan, jika warga yang sudah menerima vaksin harus tetap mengetatkan protokol kesehatan. Sebab, dengan disiplin protokol kesehatan, penyebaran Covid-19 bisa ditekan.
“Harus (Walau sudah divaksin) taat protokol kesehatan, itulah yang paling efektif dalam upaya pencegahan,” pungkasnya. (Ndn)

