BERBAGI
Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional​ (Musrenbangnas) Tahun 2017, di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (26/4/2017). Foto Setkab

CENTRALBATAM.CO.ID, JAKARTA-Dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2018, Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2018, mencapai 5,4 persen sampai 6,1 persen, atau pada titik 5,6 persen.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dalam laporannya saat pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) tahun 2018, di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (26/4/2017) mengakui, dengan target pertumbuhan setinggi itu akan mendorong pemerintah mencari sumber-sumber pendongkrak pertumbuhan tersebut.

Dia menyebutkan, terdapat enam sektor yang memiliki sumbangan terbesar terhadap pertumbuhan, yaitu industri pengolahan terutama nonmigas, pertanian, perdagangan, informasi dan komunikasi, serta jasa keuangan.

“Namun di tahun 2018, pembangunan difokuskan pada tiga sektor prioritas, yaitu industri pengolahan, pertanian, dan pariwisata. Sementara, konsumsi dari investasi tetap harus menjadi pendorong pertumbuhan,” kata Bambang.

Baca Juga:  Sandi Uno Kunjungi Desa Wisata Ekang Anculai Bintan

Menurutnya, dalam RKP 2018 telah ditetapkan tema pembangunan, yaitu Memacu Investasi dan Infrastruktur Untuk Pertumbuhan dan Pemerataan.

Tema pembangunan 2018 yang menekankan pada investasi dan percepatan pembangunan infrastruktur itu, diharapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di tahun 2018, serta sekaligus mengurangi ketimpangan yang ada, baik antar individu maupun antar wilayah.

Selain itu, dalam RKP Tahun 2018 telah disepakati 10 Prioritas Nasional, yang meliputi, pendidikan, kesehatan, perumahan dan permukiman. Kemudian pengembangan dunia usaha dan pariwisata, ketahanan energi, ketahanan pangan,  penanggulangan kemiskinan, infrastruktur konektivitas, dan kemaritiman. Selanjutnya pembangunan wilayah, politik, hukum, pertahanan, dan keamanan.

“Selain itu, tahun 2018, terdapat prioritas khusus yaitu Asian Games dan Asian Para Games,” tegas Bambang.

Baca Juga:  Apresiasi Warga Cepat Tanggap Adanya Kebakaran, Ini Kata Wali Kota Tanjungpinang

Upaya mencapai sasaran sepuluh prioritas Nasional itu, dilaksanakan oleh Kementerian/Lembaga, bersama Pemerintah Daerah secara terintegrasi melalui penetapan Program Kegiatan serta Proyek Prioritas yang dapat ditentukan lokasi kegiatannya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY