CENTRALBATAM.CO.ID, TANJUNGPINANG – Ibarat ‘bom waktu’. Kekeringan yang melanda di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau semakin kritis.
Berdasarkan perhitungan yang dilakukan warga Pondok Kelapa, jalan Kijang lama, Batu 7, kelurahan kota Piring, Tanjungpinang Timur, kekeringan akan semakin memuncak dalam tujuh hari kedepan jika hujan tidak turun.
“Seminggu lagi gak turun hujan, kita (warga, red) akan benar-benar kehabisan stok air bersih,” ungkap Dani, salah seorang perangkat RT di wilayah itu.
Dani menuturkan, perkiraan itu didasarkan dengan kondisi debit air di beberapa sumur milik warga yang semakin berkurang.
Beberapa danau dan sumber tampungan air bersih pun tampak mengering. Parahnya, warga yang awalnya menampung air di tangki dan bak pun mengaku kehabisan stok.
“Makanya, kalau seminggu ini gak turun hujan kita benar-benar kehabisan air. Ini yang kita khawatirkan,” tukasnya.

