BERBAGI
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun (memegang mic) didampingi Walikota Batam, H. M. Rudi (kanan) saat berdialog bersama massa, dibalik kawat berduri | Foto : Ned

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Menindaklanjuti aspirasi masyarakat Batam, yang tergabung dalam kerumunan massa, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun memilih turun dan menemui seluruh pedemo, Senin (‎17/4/2017) siang.

Diketahui, Nurdin menyempatkan waktunya untuk menemui ratusan demonstran yang terus bergejolak karena kenaikan tarif dasar listrik (TDL) di Batam.

“Itu, Pak Gubernur datang. Akhirnya, setelah sekian lama kita bersuara tak tentu arah,” ungkap orator, diatas mobil komando.

Kedatangan Gubernur langsung disambut keriuhan suara demonstran. Bukannya senang, namun massa merasa kecewa dengan sikap gubernur yang mengesahkan kenaikan tarif tersebut.

“Huu.. Baru muncul sekarang, kami sudah berulang kali demo pak Nurdin. Dari mana saja?” sindir massa bergantian.

Ditengah keriuhan itu, Nurdin berdiri di balik pagar berduri dan meminta masyarakat untuk tetap tenang dalam menanggapi segala sesuatunya.

“Tenang-tenang, masalah tarif (TDL Batam, red) kita akan lakukan pengkajian ulang,” ungkapnya singkat.

Mendengar pernyataan itu, massa kembali bergejolak dan meneriaki sang gubernur. “Kami gak butuh janji lagi, gak laku itu. Kami butuh kepastian,” sindir massa.

Hingga saat ini, massa dan gubernur kepri masih berdialog ditengah teriknya sengat matahari. Sementara, Walikota Batam, H. M. Rudi, tampak mendampingi di sisi kiri orang nomor satu di Kepri itu.‎‎

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY