CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Roosalita (34) ibu rumah tangga dan anaknya berusia 4 tahun menjadi korban ledakan tabung elpiji, Kamis (25/1/2018).
Ibu rumah tangga yang tinggal di Tiban I Blok D No.186, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang ini mengalami luka bakar mencapai 54 persen.
Peristiwa itu bermula saat Roosalita selesai masak di dapur dan membuka selang regulator elpiji yang terhubung dengan kompor. Saat itu dia beranggap isi elpiji sudah habis.
“Setelah membuka selang regulator, istri saya pergi ke ruang tengah rumah dan menganggap gas elpiji habis. Tidak lama kemudian istri saya kembali lagi ke dapur dan menenteng raket nyamuk. Karena banyak nyamuk di dapur, istri saya pun sepontan menekan raket nyamuk itu,” kata Agung suami Roosalita, di RSBP Batam, Jumat (26/1/2018).
Agung mengatakan setelah menekan raket api pun menyala dan menyambar tubuh istri dan anaknya. Diduga titik api atau sumber api berasal dari rekat nyamuk. Karena kurang vintalasi udara membuat sisa gas elpiji masih terkurung di dapur.
“Ya anak saya sudah bisa dibawa pulang setelah mendapatkan perawatan di RSBP Batam. Sementara istri saya harus menjalani perawatan, karena luka bakarnya 54 persen,” katanya.

