BERBAGI
Ilustrasi memarahi anak- Net

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Memperingati hari ibu sedunia yang ke 88, ibu-ibu diminta lebih bijaksana khususnya dalam menangi sang anak. Hal ini dilakukan agar psykology anak tidak terganggu. Selain itu, kepercayaan anak terhadap orang tua tetap terjaga.

Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPAD) melalui pekerja sosial Kawal, Andi Mudara menyampaikan beberapa hal buruk yang terjadi pada anak jika diperlakukan kasar.

Ia mengatakan, anak yang sering dimarahi cenderung emosianal, kepercayaan terhadap orang tua menurun. Selain itu, memarahi anak juga buat sel otak si anak menjadi lemah dan mudah depresi.

Untuk itu, Andi Mudara menghinbau orang tua khusus ibu-ibu agar lebih bijak menangani anaknya. Ia pun menyampaikan dengan nada bercanda “Ibu-ibu, kalau jatah belanja dikasih suami kurang, jangan dilampiaskan keanak ya,” ujar Andi sambil membagi kan flayer ‘Stop kekerasan terhadap anak’.

Selain berpesan sama kaum wanita (ibu-ibu), Andi juga meminta agar para suami jangan mudah tersinggung jika istri tidak dapat memberikan pelayanan yang baik. “Jadi utnuk para suami, kalau istri tak ngasih jatah, anaknya jangan dimarahin ya,” pesanya.

Lebih lanjut disampaikan Andim jika ada permasalahan dengan suami atau istri agar dilakukanya diskusi. Kemudian jika terjadi pertengkaran, jangan sampai pertengkaran itu sampai ditelibgan anak.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY