BERBAGI

CENTRALBATAM.CO.ID, RIAU – Titik api (hot spot) hasil Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut)‎ di Sumatera kembali terpantau.

Sore ini, Selasa (13/9/2016) peningkatan titik api di wilayah Sumatera terpantau hampir merata.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Citera Satelit Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terlihat titik api di Sumatera terbentang mulai Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng) hingga Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel)‎.

Tidak sampai disitu saja, hot spot yang ada pun tampak meningkat dari hari-hari sebelumnya.

Sore ini, terdeteksi sekitar 94 titik api berjejer diwilayah-wilayah tersebut.

Dengan akurasi 51-60% sebanyak 15 titik, 61-70% sebanyak 27 titik, 71-80% sebanyak 34 titik, serta 81-100% sebanyak 18 titik api. Kondisi ini kian menjadi-jadi dan memicu kepulan asap yang siap mengancam.

Tak hanya di Sumatera, wilayah Kalimantan dan Jawa juga terdeteksi akan kehadiran titik api. Namun, sore ini jumlahnya menciut alias berkurang drastis.

Dari data sebelumnya, jumlah Karlahut di Kalimantan Barat (Kalbar) mencapai 417 titik. Sore ini hanya terpantau 9 titik saja. Sementara, di Jawa anya terpantau 1 titik api dengan akurasi data 70-81%.‎

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY