CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Atap di depan pintu masuk (keberangkatan) Pelabuhan Khusus Internasional Ferry Harbourbay, Batuampar, Batam, runtuh, Jumat (14/7/2017) pagi.
Runtuhan atap itu terjadi saat Batam sedang diguyur hujan lebat disertai angin kencang.
Salah seorang sopir taksi, yang menjadi saksi mata kejadian itu turut membenarkannya.
“Iya, pagi tadi hujan lebat dan anginnya sangat kencang. Kebetulan saya lagi menunggu penumpang di pelabuhan,” kata sang sopir taksi, kepada tim Central Batam.
Tak lama, lanjutnya, suara gemuruh terdengar menggema di sekitar pelabuhan.
Di tengah guyuran hujan, atap tersebut pun runtuh.
“Suaranya kencang sekali, saya kaget,” ungkapnya.
“Tidak ada korban, hanya ada satu unit mobil Toyota Avanza warna merah maron yang tertimpa di bawah reruntuhan,” katanya lagi.
Pantauan di lokasi, atap dengan panjang sekitar 20 meter dan lebar 8 meter masih tampak menutup pintu bagian depan menuju dermaga.
Pintu masuk dan jalan menuju pelabuhan itu pun tampak dipasangi bentangan garis ‘dilarang masuk’ oleh petugas.
Tepat di bawah atap yang runtuh, tampak beberapa petugas kebersihan yang menyapu sisa-sisa reruntuhan yang ambruk.
Mobil yang tadinya tertimpa pun telah dievakuasi, dengan bantuan satu unit crane yang mengangkat atap runtuh itu.
Kini, pelabuhan yang rusak parah itu belum tampak dilakukannya perbaikan.

