CENTRALBATAM.CO.ID, KARO – Erupsi gunung Sinabung kembali terjadi, pagi tadi, sekitar pukul 10.00
WIB, awan panas disertai material vulkanik kembali membumbung di udara, Selasa (16/5/2017).
Dalam kondisi itu, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0205/TK, Letkol Inf. Agustatius Sitepu beserta jajarannya langsung berlarian. Ada apa sebenarnya?
Para pasukan berseragam loreng itu berlarian dan mengambil beberapa perlengkapan. Sepintas, jajaran itu layaknya pasukan yang ketakutan. Namun, tak berselang lama, tampak beberapa prajurit memegangi beberapa benda di tangannya.
Adapun barang-barang yang diamankan dan dibawa menuju kerumunan warga yakni lembaran masker.
Ternyata, para prajurit TNI yang dikomandoi Letkol Inf. Agustatius Sitepu ini tak ingin lari meninggalkan warga. Pasukan tersebut justru mencoba menghindarkan warga dari paparan udara yang bercampur dengan material vulkanik.
“Ini berbahaya jika terhirup, maka kita bagikan masker untuk warga dan seluruh pengendara yang lewat,” kata Komandan Distrik Militer (Dandim) 0205/TK, Letkol Inf. Agustatius Sitepu, saat dikonfirmasi.
Dia menuturkan, pihaknya membagikan sedikitnya 1.000 masker kepada masyarakat setelah Gunung Sinabung mengalami erupsi. “Benar (1.000),” imbuhnya.
Pembagian masker itu, lanjutnya, dilakukan di dua lokasi yang ada di Berastagi. Dua lokasi tersebut yakni Tugu Berastagi dan Desa Korpri. Dalam pembagian masker gratis tersebut, pihaknya menerjunkan 20 prajurit dan membagikan masker secara merata.
“Ada 20 prajurit kita tadi yang membagikan. Kita imbau kalau lagi erupsi masyarakat menggunakan masker. Jangan lewati zona merah. Untuk portal zona merah Gunung Sinabung, prajurit kita ada di situ bersama polisi dan relawan. Sejauh ini ada sekitar enam portal,” tandasnya.

